Meter Air Rawan Dicuri, PDAM Maren Tual Beri Imbauan
- 15 Sep 2026 07:58 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Tual - Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Maren Tual, Hasan Reniwuryaan, mengimbau masyarakat dan pelanggan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian meter air. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian karena tidak hanya merugikan pelanggan, tetapi juga menyebabkan kebocoran dan pemborosan air.
Kepada rri.co.id Senin (14/9/2026) Hasan mengatakan, meter air yang menjadi sasaran pencurian umumnya merupakan meter baru yang telah memenuhi standar SNI. Material kuningan yang digunakan pada meter tersebut memiliki nilai jual sehingga diduga menjadi salah satu alasan pelaku melakukan pencurian.
"Kebanyakan pencurian itu dilakukan pada meter baru, meter SNI, bahannya itu kuningan, dan kalau dijual, harganya lumayan, di penadah itu berkisar antara Rp250.000 sampai Rp300.000," ujar Hasan.
Menurutnya, pencurian meter air dapat menimbulkan persoalan lanjutan karena ketika meter dicabut atau dirusak, air dapat terus mengalir dan menyebabkan kebocoran. Karena itu, Perumda Maren Tual meminta masyarakat segera melaporkan setiap kejadian pencurian kepada pihak perusahaan maupun Kepolisian.
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tual, terutama pelanggan Perumda Maren Kota Tual, agar bekerja sama dengan kami dan pihak Kepolisian untuk ketika ada pencurian segera melaporkan ke kami untuk mengatasi kebocoran dan air yang terbuang," jelasnya.
Hasan juga menyarankan pelanggan untuk memperhatikan lokasi pemasangan meter air agar tidak mudah dijangkau oleh pelaku. Meter yang akan dipasang, kata Hasan, sebaiknya ditempatkan di lokasi yang aman, seperti di dalam rumah atau di dalam pagar, sebagai langkah pencegahan terhadap pencurian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....