Pemutakhiran Prediksi Musim Kemarau 2026 oleh BMKG

  • 11 Jun 2026 22:47 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyelenggarakan press rilis terkait pemutakhiran prediksi musim kemarau 2026 dan perekembangan iklim terkini, khususnya mengenai El Nino 2026 di Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu 10 Juni 2026. Dalam keterangan resminya kepada awak media, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan, sebagai lembaga yang memiliki tugas dalam penyediaan informasi klimatologi, BMKG secara rutin menyampaikan serangkaian informasi terkait iklim untuk mendukung perencanaan dan pegambilan keputusan di berbagai sektor pembangunan.

Pada kesempatan ini, sejumlah informasi penting disampaikan meliputi perkembangan dinamika iklim terkini hinga pemutakhiran pada prediksi awal musim kemarau, hingga prediksi sifat hujan selama periode musim kemarau 2026.

Teuku Faisal mengatakan, prediksi El Nino yang terjadi pada tahun 2026 dengan peluang intensitas El Nino dengan kategori moderate sebesar 98% dan kategori kuat sebesar 62%. Sementara awal musim kemarau dimulai pada bulan Juni 2026 pada 198 zona musim dari 699 zona musim yang ada di Indonesia yang mencakup 31,6% luas daratan Indonesia.

“Sebagian besar wilayah Indonesia di 369 zona musim mencakup 48,84% luas daratan Indonesia, diprediksi mengalami puncak kemarau pada bulan Agustus tahun 2026. Lalu sebagian besar wilayah Indonesia pada 437 zona musim yang mencakup 48,77% luas daratan Indonesia, diprediksi mengalami musim kemarau yang lebih panjang dari normalnya” kata Teuku Faisal.

Teuku Faisal menambahkan, penyusunan informasi pemutakhiran ini dimaksudkan sebagai referensi dalam mendukung perencanaan dan mitigasi resiko di berbagai sektor, antara lain pangan, sumberdaya air, energi, lingkungan kehutanan, perikanan, dan kebencanaan.

Di sisi lain, informasi ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalisasikan berbagai peluang yang muncul selama musim kemarau, seperti peningkatan produktifitas komoditas holtikultura pada wilayah yang didukung ketersediaan air yang memadai dan lainnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....