Buol Gencarkan Program Terpadu Tekan Angka Stunting
- 16 Sep 2025 21:13 WIB
- Toli Toli
KBRN, Tolitoli: Pemerintah baik di tingkat nasional, provinsi, kabupaten, hingga ke wilayah desa terus menunjukkan perhatian serius terhadap kesehatan bayi dan anak. Sebab, bayi dan anak yang sehat akan menjadi pondasi terbentuknya generasi penerus yang tangguh. Salah satu langkah penting adalah memastikan anak bebas dari status stunting sedini mungkin.
Di Kabupaten Buol, upaya pencegahan stunting dilakukan melalui monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan oleh dinas terkait bersama pemerintah kecamatan serta desa. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Buol, Hadijah Abdul Rahman, menjelaskan pihaknya fokus melengkapi data kasus stunting, memantau prevalensi, sekaligus melakukan intervensi berupa penyediaan tambahan gizi, imunisasi, hingga perbaikan sanitasi dan akses air bersih di desa.
“Ada beberapa program yang bisa dilakukan pemerintah kecamatan dan desa untuk menurunkan angka stunting, yaitu program kesehatan lingkungan melalui lima pilar STBM: stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai air bersih, menyiapkan makanan sehat di rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga yang baik, serta pengolahan limbah cair rumah tangga,” ungkap Hadijah kepada rri.co.id, Selasa (16/09/2025).
Hadijah berharap seluruh pemerintah kecamatan dan desa di Kabupaten Buol dapat memaksimalkan peran posyandu sebagai sarana edukasi masyarakat. Menurutnya, kader posyandu harus aktif mengajak warga untuk rutin datang setiap bulan, sekaligus mendukung program pemberian makanan tambahan bergizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
Dengan disiplin masyarakat menjaga sanitasi, ketersediaan air bersih, serta kebersihan jamban keluarga, Hadijah optimis Kabupaten Buol dapat menuju zero kasus stunting di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....