Dinas Kesehatan Himbau Orang Tua Tidak Panik Berlebihan

  • 23 Okt 2022 17:47 WIB
  •  Toli Toli

KBRN,Tolitoli; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli Anjas Mara menghimbau masyarakat khususnya yang memiiki bayi dan balita untuk tidak panik berlebihan terkait kasus gagal ginjal akut namun harus waspada dan berhati-hati.

Kepada RRI Kadis kesehatan ini mengatakan, banyaknya anak-anak dari berbagai Provinsi di Indonesia yang menderita gagal ginja akut bahkan sampai meninggal dunia yang di sinyalir karena pemberian obat parasetamol jernis sirup di akui membuat sebagian orang tua cemas yang biasanya selama ini jika anak deman batuk dan flu langsung di berikan sirop.

“Mengantisipasi hal ini untuk sementara kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak memberkan obat jenis cairan atau sirop jika anak sakit atau tidak harus di bawa ke fasilitas kesehatan untuk diobati”, ujar

Menyingung kasus anak mengalami gagal hinjal akut, hingga kini pihaknya belum mendapat laporan, namun demikian penelusuran terkait hal ini akan lebih di maksimalkan baik di puskesmas maupun rumah sakit di poli anak dimana gejala gagal ginjal akut yang perlu di waspadai jika anak volume air kencinya berkurang, berwarna keruh atau tidak kencing sama sekali dalam sehari harus segera di bawa ke rumah sakit.

Setelah masyarakat di hebohkan kabar sirup Paracetamol mengandung etilen glikol dan dietilen glikol, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) akhirnya resmi mencatat lima obat sirup mengandung senyawa etilen glikol (EG) melebihi ambang batas.

Adapun lima daftar obat yang diduga mengandung etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) dan sah ditarik yang ditarik oleh BPOM ini adalah pertama, Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), kedua Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), ketiga Termorex Sirup (obat demam), keempat Unibebi Demam Drops (obat demam).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....