Kabut Asap Menebal, Dinkes Parigi Moutong Pantau Gangguan Pernapasan
- 06 Okt 2026 12:15 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, membuat pemantauan kondisi kesehatan masyarakat diperkuat. Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong mengoptimalkan peran puskesmas melalui sistem surveilans untuk mendeteksi lebih dini perubahan pola penyakit di tengah kondisi lingkungan tersebut.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Darlin, mengatakan puskesmas terus mengamati perkembangan kondisi alam sekaligus kesehatan masyarakat. Pemantauan dilakukan dengan memperhatikan batas aman kondisi kesehatan dalam situasi normal.
“Puskesmas bergerak melalui surveillance yang melihat kondisi alam kita. Tentu juga mereka itu akan melihat batas aman normal,” ujar Darlin seusai mengikuti rapat Pansus Penyelenggaraan Kesehatan di Gedung DPRD, Senin, 5 Oktober 2026.
Melalui surveilans, petugas kesehatan mengamati kemungkinan munculnya peningkatan kasus penyakit, terutama gangguan pada saluran pernapasan. Pergerakan angka penyakit menjadi semacam alarm bagi puskesmas untuk mengetahui lebih cepat jika kondisi kesehatan masyarakat mulai bergeser dari keadaan normal.
Selain memantau masyarakat, puskesmas juga mencermati perkembangan kondisi lingkungan. Jika ditemukan peningkatan kasus penyakit di luar pola normal, hasil pemantauan tersebut akan segera dilaporkan kepada Dinas Kesehatan untuk mendapat tindak lanjut. “Kalau memang ada peningkatan, tentu akan dilaporkan kepada kami,” kata Darlin.
Hingga Senin, 5 Oktober 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong menyebut kondisi kesehatan masyarakat masih berada dalam batas normal. Belum ada laporan dari puskesmas maupun masyarakat mengenai peningkatan penyakit pernapasan yang dikaitkan dengan kabut asap.
Meski situasi masih terkendali, Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong tetap meminta puskesmas memperkuat pemantauan. Langkah ini menjadi penting agar setiap perubahan kondisi kesehatan dapat segera terdeteksi, sehingga respons dapat dilakukan sebelum gangguan kesehatan berkembang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....