Dua Pegawai Lapas Parigi Naik Pangkat, Tanggung Jawab Makin Besar

  • 06 Okt 2026 16:10 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Suasana khidmat menyelimuti lapangan upacara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi saat apel pagi, Senin, 5 Oktober 2026. Momentum tersebut menjadi lebih istimewa dengan prosesi penyematan tanda kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi bagi dua pegawai yang dinilai telah menunjukkan dedikasi dan kinerja baik dalam menjalankan tugas.

Apel dipimpin langsung Kepala Lapas (Kalapas) Kelas III Parigi, Andar Saenur Warikas, dan diikuti jajaran pejabat struktural, staf pegawai, serta peserta magang. Di tengah barisan yang tertib, prosesi penyematan tanda pangkat berlangsung simbolis sebagai penanda babak baru pengabdian dua pegawai Lapas Parigi.

Dua pegawai yang menerima kenaikan pangkat tersebut yakni I Made Yori Andrianto, S.H. dan Tomas I Made Yudhistira. Dengan disematkannya tanda pangkat baru oleh Kalapas, keduanya resmi mengemban jenjang kepangkatan lebih tinggi sekaligus memikul amanah lebih besar dalam pelaksanaan tugas di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam amanatnya, Andar menyampaikan ucapan selamat kepada kedua pegawai. Ia menegaskan, kenaikan pangkat bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan bentuk kepercayaan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja yang telah diberikan. “Kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi ini membawa konsekuensi berupa tanggung jawab yang juga semakin besar. Saya berharap momen ini menjadi pemicu semangat baru bagi saudara berdua untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Lapas Parigi serta organisasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tegasnya.

Kenaikan pangkat tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh dalam memberikan pelayanan dan menjalankan tugas secara profesional. Pangkat baru ibarat sebuah amanah yang diletakkan di pundak, semakin tinggi kedudukannya, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dijaga dengan integritas dan keteladanan.

Kalapas juga mengajak seluruh jajaran, termasuk peserta magang, menjadikan momentum tersebut sebagai sumber motivasi untuk terus belajar, meningkatkan kinerja, dan menjaga kedisiplinan. Semangat untuk berkembang, menurutnya, harus terus dipelihara agar setiap tugas dapat dilaksanakan secara optimal demi mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Lapas Parigi.

Setelah penyematan tanda pangkat dan penyampaian amanat, apel pagi ditutup dengan doa bersama. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari Kalapas dan seluruh jajaran kepada dua pegawai yang naik pangkat, kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai penanda sebuah langkah baru dalam perjalanan pengabdian keduanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....