Gotong Royong Jadi Langkah Awal Pembangunan Jembatan Galumpang

  • 06 Okt 2026 15:59 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Semangat gotong royong kembali tumbuh di tengah masyarakat Kecamatan Dakopemean, Kabupaten Tolitoli. Personel Koramil 1305-02/Tolut bersama Babinsa, pemerintah kecamatan, dan warga bergandengan tangan membersihkan area lokasi pembangunan jembatan di Desa Galumpang, Dusun Panyapu, Minggu, 4 Oktober 2026. Sekitar 70 warga dari Desa Galumpang dan Desa Dungingis turut ambil bagian, membuat suasana kerja bakti berlangsung penuh kebersamaan.

Kegiatan dipimpin Danramil 1305-02/Tolut Kapten Inf. Askari Djabar bersama Camat Dakopemean Arham A. Jacub, S.H., para Babinsa se-Kecamatan Dakopemean, serta masyarakat. Sejak pagi, warga dan personel TNI menyusuri area sekitar calon lokasi jembatan, membersihkan rerumputan dan material yang berserakan. Lingkungan yang semula dipenuhi semak dan sisa material perlahan berubah menjadi lebih bersih dan tertata, seolah membuka jalan bagi pembangunan yang akan dimulai.

Kapten Inf. Askari Djabar mengajak seluruh elemen masyarakat mempertahankan semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan di wilayah Kecamatan Dakopemean. “Mari kita jaga semangat gotong royong dan kebersamaan, karena pembangunan fasilitas umum seperti jembatan membutuhkan dukungan seluruh masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, jembatan memiliki arti penting bagi warga karena menjadi akses penghubung yang dapat menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.

Kerja bakti tidak sekadar memindahkan rumput, membersihkan tanah, atau menata material. Di balik aktivitas tersebut, tampak komunikasi yang terjalin antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Babinsa turut berbaur dengan warga, bekerja tanpa sekat di bawah semangat kebersamaan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari pembinaan teritorial sekaligus ruang untuk melihat secara langsung kondisi lingkungan dan kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.

Antusiasme warga Desa Galumpang dan Desa Dungingis terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka mengambil peran masing-masing, mulai dari membersihkan rerumputan hingga menata area sekitar calon pembangunan jembatan. “Kami senang bisa ikut membantu membersihkan lokasi. Kalau dikerjakan bersama, pekerjaan terasa lebih ringan dan cepat selesai,” ujar salah seorang warga yang ikut dalam kegiatan tersebut.

Camat Dakopemean Arham A. Jacub, S.H., turut turun langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya bersama personel TNI dan masyarakat memperlihatkan sinergi tiga unsur dalam mendukung pembangunan di tingkat kecamatan. “Kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat,” kata Arham. Semangat gotong royong pun menjadi jembatan sosial yang mempererat hubungan antarwarga sekaligus mendukung kesiapan lingkungan pembangunan.

Pembersihan lokasi menjadi langkah awal sebelum pembangunan jembatan berjalan. Bagi masyarakat, hadirnya akses penghubung yang layak diharapkan dapat mempermudah mobilitas dan menunjang aktivitas sehari-hari. Dari hamparan lokasi yang dibersihkan bersama, tersimpan harapan akan hadirnya jembatan yang kelak menjadi penghubung bukan hanya antarlokasi, tetapi juga antara kebutuhan masyarakat dan kemajuan pembangunan di Kecamatan Dakopemean.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....