BPBD Parimo Dapat Tambahan Peralatan Tangani Banjir dan Kekeringan

  • 06 Okt 2026 14:47 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong — Kabupaten Parigi Moutong mendapat tambahan dukungan peralatan dan material untuk mempercepat penanganan bencana banjir dan kekeringan. Bantuan tersebut terdiri atas satu unit Mobil Tangki Air (MTA), satu unit ekskavator, serta 500 lembar geobag.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong mengatakan, MTA bantuan BPBPK Provinsi Sulawesi Tengah akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan di wilayah Bolano hingga Moutong.

“MTA ini langsung kami manfaatkan untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan. Kebutuhan air merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi,” ungkapnya, Senin (5/10/2026).

Selain bantuan MTA, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah juga memperpanjang peminjaman satu unit eskavator untuk mendukung penanganan banjir di Kecamatan Toribulu. Alat berat tersebut akan digunakan untuk mempercepat penanganan di sejumlah titik yang terdampak banjir.

Sementara itu, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III memberikan 500 lembar geobag yang akan digunakan untuk memperkuat tebing sungai di wilayah Tomoli Utara, Sienjo, dan Sibalago, Kecamatan Toribulu.

BPBD Parigi Moutong memastikan seluruh tambahan peralatan dan material tersebut akan langsung diarahkan untuk kebutuhan penanganan di lapangan, terutama pada wilayah yang menghadapi ancaman banjir maupun kekeringan.

“Ekskavator dan geobag akan kami maksimalkan untuk penanganan banjir dan penguatan tebing sungai. Bantuan ini bukan hanya untuk disimpan, tetapi segera digunakan di titik-titik yang membutuhkan,” tegasnya.

Dukungan peralatan dan material tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan banjir di Kecamatan Toribulu sekaligus membantu masyarakat memperoleh pasokan air bersih di wilayah Bolano hingga Moutong. Koordinasi antara BPBD Parimo, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, BPBPK, dan BWS Sulawesi III terus dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan efektif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....