Pelatihan MTU Buol Berlanjut, Digital Marketing dan Mebel Dibidik

  • 05 Okt 2026 15:11 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus menguatkan upaya peningkatan keterampilan kerja masyarakat melalui program Mobile Training Unit (MTU). Langkah itu dibahas dalam rapat evaluasi Pelatihan MTU Batch I sekaligus persiapan pelaksanaan Batch II yang berlangsung Sabtu, 3 Oktober 2026, dengan melibatkan Plt. Sekretaris Disnakertrans, Plt. Kepala UPTD bersama staf BLK Buol Hebat, serta utusan khusus bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi.

Program MTU tersebut merupakan hasil kerja sama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar dengan BLK Buol Hebat. Evaluasi Batch I menjadi ruang untuk melihat kembali pelaksanaan pelatihan, sekaligus menyusun langkah lanjutan agar keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi dapat menjadi bekal memasuki dunia kerja maupun merintis usaha.

Memasuki Batch II, Disnakertrans menyiapkan dua bidang pelatihan, yakni digital marketing serta mebel atau pertukangan. Dua keterampilan itu dipandang dapat membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan kemampuan sesuai kebutuhan pasar. Dari layar gawai hingga bunyi ketam dan palu, keterampilan yang dipelajari diharapkan menjadi pintu menuju kesempatan kerja dan usaha baru.

Pelatihan digital marketing diarahkan untuk membekali peserta dengan kemampuan memasarkan produk melalui platform digital, sementara pelatihan mebel dan pertukangan memberikan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi pekerjaan maupun usaha mandiri. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan tenaga kerja lokal di tengah tuntutan dunia kerja yang terus bergerak.

Salah seorang peserta menyampaikan harapannya agar pelatihan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. “Kami berharap setelah pelatihan ada dukungan peralatan kerja atau modal usaha, sehingga keterampilan yang kami dapat bisa langsung dipraktekkan dan menghasilkan,” ujarnya.

Harapan peserta itu menjadi salah satu perhatian dalam evaluasi program. Dukungan lanjutan berupa peralatan kerja maupun modal usaha dinilai dapat membantu peserta mengubah keterampilan menjadi kegiatan ekonomi produktif. Dengan dukungan yang tepat, hasil pelatihan tidak sekadar menjadi sertifikat, tetapi dapat tumbuh menjadi pekerjaan, usaha, dan sumber penghasilan bagi keluarga.

Melalui evaluasi Batch I dan persiapan Batch II, Pemkab Buol berupaya menjaga kesinambungan program peningkatan keterampilan kerja masyarakat. Pelatihan digital marketing serta mebel diharapkan mampu memperluas kesempatan kerja, melahirkan wirausaha baru, dan menjadi pijakan bagi masyarakat Buol untuk membangun kemandirian ekonomi dari keterampilan yang mereka miliki.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....