Merajut Kemandirian Batik, Buol Libatkan Desainer Lokal
- 05 Okt 2026 15:03 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol - Perkembangan batik di Kabupaten Buol terus didorong melalui kolaborasi antara Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan pelaku usaha kreatif. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat produksi batik sekaligus membuka ruang lebih luas bagi kreativitas pelaku usaha lokal.
Wakil Sekretaris Dekranasda Buol, Sri Wahyuni kepada RRI pada Sabtu, 3 Oktober 2026 mengatakan kolaborasi telah dijalin dengan sejumlah rumah kreatif, salah satunya Rumah Jahit Vina. Kerja sama tersebut diarahkan untuk membangun proses produksi batik secara mandiri di Buol, termasuk mendorong pemilik rumah jahit mulai menenun sebagai bagian dari tahapan produksi ke depan.
Menurut Sri Wahyuni, kebutuhan kain batik saat ini masih didatangkan dari luar daerah. Kondisi itu tidak lepas dari keterbatasan sarana produksi, terutama alat tenun yang pernah diberikan pemerintah sekitar 10 tahun lalu. Kini, sebagian peralatan tersebut tidak lagi berfungsi optimal setelah mengalami kerusakan akibat dimakan rayap.
“Bahan-bahan produksi masih dikirim dari luar daerah ke Buol, kemudian diolah dan dijahit oleh para desainer lokal,” ujar Sri Wahyuni. Pola tersebut masih menjadi pilihan sementara sembari kemampuan produksi dan fasilitas pendukung di daerah terus diperkuat.
Di tengah keterbatasan itu, kreativitas para pelaku lokal menjadi benang merah yang menjaga geliat batik Buol tetap hidup. Sri Wahyuni menyebut Buol memiliki banyak desainer potensial yang dapat dilibatkan dalam pengembangan batik, sehingga produk yang lahir tidak sekadar menjadi pakaian, tetapi juga membawa karakter dan sentuhan khas daerah.
Kolaborasi dengan para desainer dinilai dapat membuka ruang kreativitas sekaligus memperkaya ragam produk batik Buol. Penguatan kerja sama dengan rumah-rumah kreatif juga diharapkan mampu melahirkan pola produksi yang lebih mandiri, mulai dari penyediaan bahan hingga proses pengolahan dan penjahitan di dalam daerah.
Dekranasda Buol berharap kerja sama dengan rumah kreatif dan desainer lokal terus diperluas. Dengan penguatan kapasitas produksi, batik Buol diharapkan memiliki pijakan yang semakin kokoh untuk berkembang, sekaligus memberi ruang lebih besar bagi pelaku usaha kreatif menjadikan potensi daerah sebagai karya yang bernilai ekonomi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....