Sinergi Lintas Instansi Jadi Tumpuan Penanganan Bencana di Parigi Moutong

  • 05 Okt 2026 09:44 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong memperkuat langkah penanganan banjir di Kecamatan Toribulu serta kekeringan di wilayah Bolano hingga Moutong melalui koordinasi lintas instansi, Jumat, 2 Oktober 2026. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani di tengah kondisi bencana yang menekan sejumlah wilayah.

Koordinasi dipimpin Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Parigi Moutong Moh. Rivai bersama Manager Pusdalops dengan sejumlah instansi di Provinsi Sulawesi Tengah, yakni BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, BPBPK Provinsi Sulawesi Tengah, dan BWS Sulawesi III. Pertemuan itu menjadi ruang untuk menyatukan langkah dan menghimpun dukungan peralatan maupun material yang dibutuhkan di lapangan.

Dalam koordinasi tersebut, rombongan BPBD Kabupaten Parigi Moutong diterima Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Balai BPBPK Provinsi Sulawesi Tengah, serta PPK OP 3 dan Asisten Teknik PPK OP 3 BWS Sulawesi III. BPBD Kabupaten Parigi Moutong mengajukan dukungan berupa peminjaman alat berat untuk penanganan banjir, Mobil Tangki Air (MTA) untuk distribusi air bersih akibat kekeringan, serta bahan penguatan tebing sungai.

“Kami berupaya memastikan dukungan yang dibutuhkan di lapangan dapat segera bergerak, baik untuk penanganan banjir di Toribulu maupun pemenuhan kebutuhan air masyarakat di wilayah Bolano hingga Moutong,” ujar Moh. Rivai.

Gayung bersambut, BPBPK Provinsi Sulawesi Tengah mengirimkan satu unit MTA untuk mendukung penanganan kekeringan di wilayah Bolano hingga Moutong. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu distribusi air kepada masyarakat yang menghadapi keterbatasan pasokan air di tengah kondisi kering yang melanda sejumlah wilayah.

Untuk penanganan banjir, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah memperpanjang peminjaman satu unit eskavator yang akan digunakan di Kecamatan Toribulu. Alat berat itu diharapkan membantu membuka akses penanganan dan mendukung upaya mengatasi dampak banjir yang terjadi di wilayah terdampak. Sementara itu, BWS Sulawesi III memberikan 500 lembar geobag untuk memperkuat tebing sungai di Tomoli Utara, Sienjo, dan Sibalago, Kecamatan Toribulu.

Dukungan lintas instansi tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan bencana di Kabupaten Parigi Moutong. Di satu sisi, ekskavator dan geobag menjadi tumpuan menghadapi derasnya ancaman banjir, sementara MTA menjadi penopang kebutuhan air masyarakat di tengah kekeringan. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat penanganan di lapangan sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....