62 Peserta Pesparani Dilepas, Erwin Burase Tekankan Toleransi
- 05 Okt 2026 09:43 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Di tengah keberagaman masyarakat Parigi Moutong, harmoni antarumat beragama terus dirawat sebagai bagian dari kehidupan bersama. Toleransi tumbuh dalam ruang-ruang kebersamaan, menjadi jembatan yang mempertemukan perbedaan sekaligus memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.
Suasana penuh semangat itu terasa di Aula Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis, 1 Oktober 2026. Bupati Parigi Moutong Erwin Burase secara resmi melepas 62 anggota kontingen Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Erwin Burase mengajak seluruh peserta menjadikan keikutsertaan dalam Pesparani sebagai momentum mempererat ikatan persaudaraan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menumbuhkan karakter masyarakat yang menjunjung tinggi nilai moral, kebersamaan, dan toleransi.
“Keikutsertaan dalam Pesparani ini bukan hanya tentang perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat persaudaraan dan toleransi antarumat beragama,” ujar Erwin Burase.
Erwin juga mengimbau para peserta dari berbagai kategori perlombaan tampil dengan disiplin serta menjaga nama baik Kabupaten Parigi Moutong selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Semangat berkompetisi, menurutnya, perlu berjalan seiring dengan sikap saling menghormati dan menjunjung nilai persaudaraan.
Di atas panggung Pesparani, suara dan talenta para peserta akan berpadu membawa nama daerah. Namun, di balik lantunan nada dan persaingan meraih prestasi, terselip pesan yang lebih luas: kedamaian dapat tumbuh ketika perbedaan dirawat dalam semangat kebersamaan.
Kontingen LP3KD Parigi Moutong pun diharapkan mampu membawa semangat tersebut selama berlaga di tingkat provinsi. Dari Parigi Moutong, harmoni bukan sekadar kata, melainkan nilai yang terus dijaga melalui persaudaraan, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....