Lomba Tari Pogogul Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Buol

  • 04 Okt 2026 17:44 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol – Lomba Tari Pogogul digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Daerah (HUTDA) ke-27 Kabupaten Buol. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya melestarikan kesenian tradisional sekaligus mendorong kreativitas generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya daerah.

Salah satu Dewan Juri Lomba Tari Pogogul, Rinta, mengatakan para peserta bersama pelatih telah menunjukkan kreativitas dalam mempersiapkan penampilan. Hal itu terlihat dari pengembangan pola lantai yang dilakukan peserta tanpa mengubah gerak dasar Tari Pogogul.

Menurut Rinta, para peserta juga telah berusaha maksimal mempelajari gerakan Tari Pogogul berdasarkan video yang diberikan panitia sebagai panduan sebelum perlombaan. Peserta dinilai telah mengikuti petunjuk teknis yang ditetapkan dalam kegiatan tersebut.

“Para peserta sudah tampil maksimal sesuai petunjuk teknis kegiatan. Memang masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, terutama dari segi kekompakan dan kekuatan wiraga,” ujar Rinta kepada RRI.co.id, Kamis (1/10/2026).

Rinta menilai pelestarian Tari Pogogul penting dilakukan tidak hanya untuk menjaga keberadaan tarian tradisional tersebut, tetapi juga memperkenalkannya kembali kepada generasi muda Kabupaten Buol. Menurutnya, Tari Pogogul sudah cukup lama tidak terlihat dipentaskan sehingga sebagian generasi saat ini kemungkinan belum mengenal bentuk maupun gerakannya.

Ia menjelaskan, Tari Pogogul merupakan tari tradisi murni yang diciptakan oleh salah satu maestro kesenian Kabupaten Buol, almarhumah Salmijah Lupoyo. Karena itu, tarian tersebut dinilai perlu terus diperkenalkan dan dipraktikkan oleh putra-putri daerah agar proses regenerasi kesenian tradisional dapat terus berlangsung.

“Dengan adanya lomba ini, selain melestarikan, sangat penting juga memperkenalkan Tari Pogogul kepada generasi muda agar regenerasi ke depannya tercipta melalui lomba tari ini,” katanya.

Rinta mengajak generasi muda untuk mengenal dan mencintai kesenian daerah sebagai bagian dari identitas putra-putri Buol. Ia berharap Lomba Tari Pogogul dapat terus menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar dan berkreasi, sekaligus menjaga kesenian tradisional Kabupaten Buol agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....