Pendidikan Sulteng Didorong Lebih Adaptif dan Integratif

  • 02 Okt 2026 12:15 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID Tolitoli- Dunia pendidikan di Sulawesi Tengah dituntut bergerak lebih adaptif dan integratif seiring kebutuhan peningkatan mutu pembelajaran pada 2026.

Penguatan sistem asesmen menjadi salah satu langkah penting dalam memperoleh gambaran kondisi pendidikan secara lebih menyeluruh. Asesmen tidak hanya diarahkan untuk mengukur kemampuan peserta didik dalam menjawab soal, tetapi juga menjadi bagian dari evaluasi proses pembelajaran.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza, mengatakan pelaksanaan asesmen pada tahun ini perlu diarahkan untuk melihat potret pendidikan secara komprehensif.

“Pelaksanaan asesmen pada tahun ini perlu diarahkan untuk melihat potret pendidikan secara komprehensif, tidak hanya dari kemampuan peserta didik dalam menjawab soal,” ujar Firmanza Selasa 29 September 2026 .

Menurutnya, pendekatan evaluasi pendidikan harus mampu memberikan gambaran mengenai kemampuan peserta didik secara lebih utuh. Hal tersebut penting agar hasil asesmen dapat menjadi bahan dalam menentukan langkah peningkatan mutu pendidikan.

Firmanza menambahkan, hasil evaluasi juga diharapkan dapat mendukung satuan pendidikan dalam memperbaiki kualitas proses pembelajaran. Dengan demikian, asesmen tidak berhenti pada pengukuran hasil belajar, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengembangan pembelajaran yang lebih efektif.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong satuan pendidikan di Sulawesi Tengah untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan pembelajaran pada 2026, sekaligus memperkuat sistem evaluasi yang mampu menggambarkan kondisi pendidikan secara lebih menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....