SMPN 3 Tolitoli Dorong Kesadaran Berlalu Lintas sejak Dini

  • 29 Sep 2026 15:24 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli — SMP Negeri 3 Tolitoli menilai kesadaran berlalu lintas perlu ditanamkan sejak dini, terutama melalui lingkungan keluarga. Peran orang tua dinilai penting dalam memberikan pemahaman kepada anak mengenai aturan dan keselamatan saat berada di jalan raya.

Kepala SMP Negeri 3 Tolitoli, Rais Inaku, mengatakan persoalan siswa yang membawa kendaraan bermotor ke sekolah hingga kini masih menjadi tantangan. Kondisi tersebut berkaitan dengan usia siswa SMP yang rata-rata masih berada pada rentang 12 hingga 15 tahun.

Menurut Rais, pihak sekolah terus memberikan imbauan secara aktif kepada siswa, terutama melalui apel pagi. SMP Negeri 3 Tolitoli juga bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas Polres Tolitoli yang memberikan edukasi kepada pelajar mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.

“Masalah kesadaran berlalu lintas ini masih menjadi masalah yang klasik, karena hingga saat ini kami belum menemukan solusi terbaik bagi anak-anak kami. Kami ingin orang tua, kalau memang belum saatnya anak-anak naik motor, jangan melepas mereka,” ujar Rais Inaku kepada RRI, Senin (21/9/2026).

Rais berharap orang tua dapat mengambil peran lebih besar dengan mengantarkan anak ke sekolah apabila mereka belum memenuhi usia dan persyaratan untuk mengendarai kendaraan bermotor. Menurutnya, keselamatan anak harus menjadi pertimbangan utama.

Sementara itu, Kanit Kamsel Satlantas Polres Tolitoli, AIPTU Setiawan, mengatakan fenomena anak di bawah umur yang mengendarai kendaraan bermotor masih menjadi tantangan bagi kepolisian. Aturan hukum telah menetapkan ketentuan mengenai usia dan persyaratan seseorang untuk mengendarai kendaraan di jalan raya.

Setiawan menjelaskan, kepolisian mengedepankan pendekatan edukatif dan persuasif kepada pelajar maupun orang tua dalam menangani persoalan tersebut. Langkah ini dilakukan agar pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas dapat tumbuh dari kesadaran anak serta dukungan keluarga.

Melalui sinergi sekolah, kepolisian, dan orang tua, kesadaran berlalu lintas diharapkan semakin tumbuh sejak usia sekolah. Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat menjaga keselamatan pelajar di jalan raya sekaligus mendukung kelancaran proses pendidikan mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....