Bulog Tolitoli Mulai Serap Gabah Petani Sebanyak 50 Ton
- 22 Sep 2026 09:41 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, TOLITOLI – Perum Bulog Tolitoli untuk pertama kalinya sejak berdiri mulai melakukan penyerapan gabah petani secara langsung pada September 2026. Pada tahap awal, Bulog menyerap sebanyak 50 ton gabah dengan harga pembelian mencapai Rp6.500 per kilogram.
Kepala Bulog Tolitoli Aryo Wibisono mengatakan, penyerapan 50 ton gabah tersebut merupakan pembelian perdana yang dilakukan Bulog Tolitoli. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas penyerapan hasil produksi pertanian sekaligus memperkuat stok pangan di daerah.
“Untuk pembelian gabah saat ini sebanyak 50 ton, dan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan untuk Bulog Tolitoli,” ujar Aryo, Senin (21/9/2026).
Menurut Aryo, harga pembelian gabah dalam penyerapan tahap awal tersebut ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram. Harga itu menjadi acuan dalam proses pembelian gabah petani yang dilaksanakan melalui mekanisme kerja sama dengan pihak penggilingan.
Dalam pelaksanaannya, Bulog Tolitoli bekerja sama dengan salah satu penggilingan padi yang berada di Desa Tinigi. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari mekanisme penyerapan gabah sebelum hasil produksi petani masuk dalam pengelolaan Bulog.
Aryo menjelaskan, program pembelian gabah tersebut baru mulai berjalan pada September 2026. Ke depan, Bulog Tolitoli akan terus melakukan penyerapan sesuai dengan ketersediaan gabah petani serta persyaratan kualitas yang telah ditentukan.
Salah satu persyaratan utama dalam pembelian gabah tersebut adalah kadar air yang harus mencapai 14 persen. “Kadar air gabah harus 14 persen. Kualitas gabah menjadi salah satu faktor penting dalam proses pembelian,” tegas Aryo.
Dimulainya penyerapan gabah secara langsung diharapkan dapat memperkuat serapan hasil produksi petani sekaligus mendukung ketersediaan cadangan pangan di Kabupaten Tolitoli. Program perdana ini menjadi langkah awal Bulog Tolitoli dalam membangun penyerapan gabah secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....