Razia Gabungan di Lapas Tolitoli, Tes Urine 10 WBP Negatif

  • 20 Sep 2026 12:51 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli, Sulawesi Tengah, mendadak lebih sibuk pada Sabtu sore, 19 September 2026. Sebanyak personel gabungan dari Lapas, TNI, dan Polri menyisir blok hunian sebagai bagian dari Program Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan. Razia berlangsung pukul 16.25 hingga 17.20 WITA dan dipimpin Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Mansur Yunus Gafur.

Kegiatan tersebut melibatkan delapan personel Polres Tolitoli yang dipimpin Kabag Ops AKP Suprojo, S.H., M.H., 11 personel Brimob Kompi 4 Batalyon A Pelopor Tolitoli, serta 10 personel TNI yang terdiri atas empat personel Kodim 1305/BT dan enam personel Lanal Tolitoli. Kehadiran aparat gabungan menjadi bagian dari penguatan pengawasan, sekaligus mempersempit ruang bagi masuknya benda-benda terlarang ke dalam lingkungan Lapas.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas IIB Tolitoli, Muh. Iqbal Rahman, mengatakan penggeledahan dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. Penyisiran dilakukan secara menyeluruh pada blok hunian, dengan petugas memeriksa kamar-kamar warga binaan secara cermat untuk menemukan benda yang berpotensi mengganggu keamanan.

Kabag Ops Polres Tolitoli, AKP Suprojo, S.H., M.H., menuturkan razia tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Tentunya tujuan penggeledahan ini tidak lain untuk mengantisipasi barang-barang yang dilarang masuk ke dalam Lapas, khususnya di kamar para warga binaan pemasyarakatan Lapas Tolitoli,” ujarnya.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di blok hunian. Barang tersebut terdiri atas 25 paku, satu besi, satu peniti, 22 korek api, satu gunting, satu obeng, satu pinset, dua sendok besi, tiga cermin, tiga alat cukur, enam botol kaca, empat baterai, serta dua pak kartu domino. Temuan itu kemudian diamankan untuk dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tak berhenti pada penggeledahan, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine terhadap 10 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel negatif. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari langkah pengawasan untuk menjaga lingkungan Lapas tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba, sekaligus menjadi pagar awal dalam mencegah potensi gangguan keamanan.

Pelaksanaan razia turut disaksikan sejumlah media dan lembaga masyarakat, yakni RRI, Global News, SDIC TV, dan LSM Kampak Emas. Kehadiran mereka menjadi mata publik dalam mengawal jalannya kegiatan, sekaligus memperkuat keterbukaan dalam pelaksanaan pengawasan di Lapas Tolitoli. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....