Pemkab Tolitoli Perketat Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg

  • 21 Sep 2026 10:45 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Pemerintah Kabupaten Tolitoli akan memperketat pengawasan terhadap penyaluran LPG 3 kilogram, meskipun pemerintah daerah juga berencana mengajukan penambahan kuota kepada instansi terkait di Provinsi Sulawesi Tengah.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan LPG 3 kilogram yang merupakan barang bersubsidi dapat disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak. Pengawasan selama ini dilakukan melalui tim terpadu yang dibentuk pemerintah daerah, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan.

Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Tolitoli, Muhammad Muker, mengatakan tim terpadu melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Dinas Perdagangan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tolitoli.

“Pengawasan terhadap penyaluran LPG 3 kilogram sudah dilakukan oleh tim terpadu, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan. Ke depan pengawasan akan lebih diperketat,” ungkap Muhammad Muker kepada RRI.co.id, Jumat (18/9/2026).

Selain memperketat pengawasan di lapangan, pemerintah daerah juga telah menyampaikan kepada Pertamina dan BPH Migas agar aplikasi yang digunakan dalam pendataan dan penyaluran LPG 3 kilogram dapat dievaluasi. Muker menjelaskan, penyaluran LPG bersubsidi memiliki alur mulai dari agen hingga pangkalan sebagai titik akhir sebelum diterima konsumen.

“Karena itu, tidak dibenarkan adanya penjualan kembali LPG 3 kilogram setelah berada di pangkalan melalui pihak lain yang tidak memiliki kewenangan,” ujarnya. Pemerintah daerah menilai praktik penjualan melalui pihak yang tidak memiliki kewenangan berpotensi mengganggu ketepatan sasaran distribusi LPG bersubsidi.

Di lapangan, masih ditemukan sejumlah kios yang menjual LPG 3 kilogram. Jika tim pengawasan menemukan praktik penjualan yang tidak sesuai ketentuan, Satpol PP bersama Dinas Perdagangan akan melakukan penindakan sesuai kewenangan, termasuk mengamankan tabung LPG untuk ditindaklanjuti.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Tolitoli kembali mengajukan penambahan kuota LPG 3 kilogram untuk kebutuhan tahun 2027. Kuota yang diusulkan mencapai 7.889 metrik ton, meningkat dibandingkan kuota tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 3.113 metrik ton. Penambahan tersebut diajukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat terhadap LPG 3 kilogram di Kabupaten Tolitoli.

Meski mengusulkan tambahan pasokan, pemerintah daerah menegaskan peningkatan kuota tetap akan diikuti dengan pengawasan distribusi secara lebih ketat. Koordinasi antar lembaga juga terus didorong untuk memastikan LPG bersubsidi diterima masyarakat sesuai peruntukannya sekaligus meminimalkan potensi penyalahgunaan di tingkat distribusi maupun penjualan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....