ketika Doa Mengiringi Ikhtiar, Lapas Tolitoli Gelar Shalat Istisqa’
- 19 Sep 2026 14:21 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Suasana khidmat menyelimuti Masjid Darul Hissab Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli, Jumat pagi, 18 September 2026. Sejak pukul 08.00 WITA, jajaran pegawai bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berkumpul untuk melaksanakan Shalat Istisqa’ dan doa bersama sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau.
Kegiatan tersebut diikuti Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli Mansur Yunus Gafur, S.H., M.H., jajaran pejabat struktural dan pegawai, Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan Cabang Lapas Kelas IIB Tolitoli, peserta magang, serta WBP. Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan peserta dan penjelasan tata cara Shalat Istisqa’, sebelum Umar Zaini, S.Pd.I., memimpin pelaksanaan shalat berjamaah dua rakaat.


Usai shalat, suasana semakin hening ketika peserta menyimak khutbah dan mengikuti doa bersama. Pesan untuk memperbanyak istighfar, bertaubat, dan melakukan introspeksi diri menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Doa dipanjatkan agar Allah SWT menurunkan hujan yang cukup, merata, membawa keberkahan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pelaksanaan Shalat Istisqa’ menjadi tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bagi satuan kerja Pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Di lingkungan Lapas Tolitoli, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan kepribadian untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan petugas maupun WBP, sehingga ruang pembinaan tidak hanya menjadi tempat menjalani masa pidana, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan kesadaran spiritual.

“Shalat Istisqa’ ini merupakan ikhtiar dan bentuk penghambaan kita kepada Allah SWT. Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh jajaran dan Warga Binaan untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak istighfar dan introspeksi diri, serta bersama-sama memohon agar diberikan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan,” ujar Mansur Yunus Gafur.
Selain mengetuk pintu langit melalui doa, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat pentingnya menjaga bumi dan menggunakan air secara bijak. Mansur mengajak seluruh jajaran dan WBP menghindari pemborosan air, menjaga kebersihan, serta ikut memelihara kelestarian lingkungan di tengah ancaman kemarau dan potensi kekeringan. “Kepedulian terhadap air dan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan suasana penuh kebersamaan dan berlangsung khidmat, tertib, aman, serta lancar. Pegawai yang beragama selain Islam juga diberikan kesempatan untuk melaksanakan doa sesuai agama dan keyakinan masing-masing, sebagai wujud penghormatan terhadap keberagaman dan kerukunan antarumat beragama. Dari halaman masjid, ikhtiar itu pun mengalir sederhana: doa dipanjatkan, kesadaran ditumbuhkan, dan harapan akan turunnya hujan disematkan bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....