Antrean Panjang SPBU Tolitoli Jadi Perhatian Masyarakat
- 19 Sep 2026 14:14 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, TOLITOLI – Antrian panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, belakangan menjadi perhatian masyarakat. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan keresahan apabila tidak segera mendapatkan solusi dari pihak terkait.
Tokoh pemuda Tolitoli, Ardan, mengatakan panjangnya antrian kendaraan telah membuat sejumlah warga merasa tidak nyaman. Menurutnya, kondisi di lapangan perlu mendapat perhatian pemerintah agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi masalah sosial di tengah masyarakat.
“Antrean panjang di SPBU akhir-akhir ini membuat sejumlah warga resah. Pemerintah perlu melihat kondisi ini secara serius dan mencari solusi yang tepat agar tidak menimbulkan persoalan baru,” ujar Ardan, Jumat (18/9/2026).
Ia menilai, situasi tersebut perlu disikapi melalui langkah yang terukur dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Pemerintah daerah bersama instansi berwenang diharapkan dapat melakukan evaluasi terhadap kondisi distribusi dan pelayanan bahan bakar di sejumlah SPBU di Tolitoli.
Menurut Ardan, antrian yang berlangsung dalam waktu lama juga berpotensi memicu kesalahpahaman antar warga, terutama apabila terjadi persoalan selama proses antrian. Karena itu, langkah pencegahan dinilai perlu dilakukan sebelum muncul konflik horizontal di tengah masyarakat.
“Jangan sampai persoalan antrian ini kemudian memicu konflik horizontal. Pemerintah diharapkan mampu memberikan solusi yang tepat dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik,” katanya.
Ardan berharap pemerintah dapat segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari jalan keluar atas persoalan antrean kendaraan di SPBU. Ia juga mengajak masyarakat tetap menjaga ketertiban serta tidak mudah terpancing emosi selama menunggu kebijakan maupun solusi dari pemerintah.
Ia menambahkan, penanganan persoalan tersebut diharapkan dapat dilakukan secara terbuka dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Dengan adanya koordinasi antara pemerintah, pengelola SPBU dan masyarakat, kondisi antrian diharapkan dapat ditangani sehingga pelayanan bahan bakar berjalan tertib dan kondusif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....