Program Berani Menyala Hadirkan PJUTS di Desa Malala

  • 19 Sep 2026 14:47 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID,Tolitoli - Program BERANI MENYALA yang merupakan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan PLN, terus mendorong pemerataan akses infrastruktur kelistrikan hingga ke wilayah pedesaan dan terpencil.Program yang dicetuskan Gubernur Sulawesi Tengah tersebut kini menyentuh sejumlah desa di Kabupaten Toli-Toli, salah satunya Desa Malala, Kecamatan Dondo.

Dari 16 desa yang berada di wilayah Kecamatan Dondo, Desa Malala menjadi satu-satunya desa yang menerima program Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tengah yang dikemas dalam program BERANI MENYALA.

Camat Dondo, Muhammad Yasin mengungkapkan keberadaan PJUTS sangat bermanfaat dan dibutuhkan masyarakat Desa Malala. Pasalnya, sejumlah ruas jalan di desa, terutama jalan-jalan lorong, masih minim penerangan sehingga kondisinya cukup gelap pada malam hari.

Menurutnya, keberadaan PJUTS memberikan dampak signifikan bagi aktivitas dan kenyamanan masyarakat, khususnya pada malam hari.

“Keberadaan PJUTS ini sangat bermanfaat dan memang dibutuhkan masyarakat. Jalan-jalan di desa, terutama di lorong-lorong, masih sangat gelap,” ungkap camat Dondo Muhammad Yasin kepada rri.co.id Jum’at 18 September 2026

Ia menjelaskan, program PJUTS yang diberikan Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tengah saat ini tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Dondo, Galang, dan Dampal Utara. Program tersebut terbagi di empat desa dengan total sebanyak 20 unit PJUTS.

Untuk memperluas manfaat program tersebut, Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tengah mendorong seluruh desa di Kecamatan Dondo untuk mengusulkan bantuan PJUTS melalui proposal yang dibuat oleh masing-masing kepala desa, diketahui camat dan Bupati Toli-Toli.

Muhammad Yasin mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya bersama 15 kepala desa lainnya di Kecamatan Dondo akan mendatangi langsung Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tengah.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui secara lebih jelas persyaratan dan mekanisme pengusulan program PJUTS bagi desa-desa yang belum mendapatkan fasilitas penerangan tersebut.

Selain persyaratan administrasi, kata dia, proposal juga harus memuat lokasi yang menjadi titik pemasangan PJUTS serta aspek pengamanan fasilitas setelah dibangun.

“Kami bersama 15 kepala desa dalam waktu dekat akan menghadap langsung ke Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tengah untuk mengetahui persyaratan pengusulan PJUTS. Termasuk lokasi pendirian dan pengamanannya harus dimasukkan dalam proposal,” jelasnya.

Camat Dondo juga mengingatkan masyarakat Desa Malala agar bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas PJUTS yang telah dibangun.

Menurutnya, pemeliharaan fasilitas tersebut penting agar penerangan jalan umum tenaga surya dapat digunakan dalam jangka panjang dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Terlebih, Desa Malala memiliki potensi wisata yang menjadi salah satu daya tarik daerah, sehingga keberadaan penerangan jalan turut mendukung aktivitas masyarakat maupun wisatawan.

Ia berharap masyarakat dapat memiliki rasa tanggung jawab bersama terhadap fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Jangan hanya pemerintah yang menjaga, masyarakat juga harus ikut merawat dan mengamankan fasilitas PJUTS ini agar bisa dinikmati dalam waktu yang panjang,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....