Wisuda BBTQ Lansia Muara Besar, Semangat Belajar Tak Kenal Usia
- 16 Sep 2026 20:31 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Suasana penuh haru dan kekhidmatan mewarnai pembukaan kegiatan Wisuda Bimbingan Baca Tulis Al-Qur’an (BBTQ) Lansia Majelis Ta’lim Baitul Wali Al Wali’ah di Balai Desa Muara Besar, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Selasa (15/9/2026). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli, H. Jumade, hadir sekaligus memberikan sambutan dan arahan kepada para wisudawan serta tamu undangan.
Mengusung tema “Membumikan Al-Qur'an, Melangitkan Doa”, kegiatan tersebut digelar Pemerintah Desa Muara Besar sebagai upaya meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci di kalangan lansia dan masyarakat. Semangat para peserta menunjukkan bahwa proses belajar dapat terus dilakukan tanpa mengenal batas usia.
Dalam sambutannya, H. Jumade memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya program pembelajaran Al-Qur’an bagi kelompok usia lanjut. Menurutnya, wisuda tersebut menjadi momentum istimewa yang mencerminkan keteguhan hati para lansia dalam menuntut ilmu. “Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian di panggung wisuda hari ini adalah bukti nyata usia hanyalah sebuah angka, dan belajar tidak pernah mengenal batas waktu,” ujar H. Jumade.
Ia menambahkan, sebagaimana pesan Rasulullah SAW, semangat menuntut ilmu harus terus dijaga sepanjang kehidupan. H. Jumade menilai kemampuan membaca Al-Qur’an di usia senja bukanlah sebuah keterlambatan, tetapi menjadi wujud kerinduan seorang hamba untuk semakin dekat kepada Sang Pencipta.
Menurutnya, program BBTQ lansia juga menjadi langkah konkret dalam memperkuat literasi keagamaan serta membangun mental dan spiritual masyarakat. Pembelajaran Al-Qur’an, kata dia, harus terbuka bagi seluruh kelompok usia sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk terus meningkatkan pengetahuan dan pemahaman keagamaannya.
H. Jumade turut memberikan penghargaan kepada para guru, ustaz dan ustazah yang dengan penuh kesabaran mendampingi para peserta lansia. Ketekunan para pengajar dalam membimbing peserta mengeja huruf hingga membaca ayat-ayat Al-Qur’an dinilai menjadi bagian penting dari perjalanan para wisudawan hingga dapat mengikuti prosesi wisuda.
Kepada para wisudawan, H. Jumade berpesan agar semangat belajar tidak berhenti setelah prosesi wisuda. Ia mengajak para lansia untuk terus membaca dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadikannya sebagai pedoman dan penerang dalam menjalani kehidupan.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekhidmatan dengan dihadiri jajaran Pemerintah Desa Muara Besar, tokoh agama, pengajar majelis ta’lim, peserta wisuda lansia dan masyarakat setempat. Prosesi tersebut menjadi gambaran bahwa semangat belajar dapat tumbuh tanpa mengenal usia, sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....