Satpol PP Buol Intensifkan Patroli Cegah Balapan Liar

  • 14 Sep 2026 15:03 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, TOLITOLI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buol menggelar patroli skala besar pada Sabtu (13/09/2026) malam hingga dini hari. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi aksi balapan liar sekaligus menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Patroli menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan menjadi lokasi berkumpulnya pemuda dan arena balapan liar di wilayah perkotaan Buol. Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya keluhan masyarakat mengenai aktivitas balap liar yang kerap berlangsung di jalan raya utama pada malam hari.

Aktivitas tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan para pelaku, tetapi juga berpotensi mengancam pengguna jalan lainnya. Selain itu, suara kendaraan dan knalpot bising dinilai mengganggu kenyamanan warga yang sedang beristirahat, khususnya pada malam akhir pekan.

Dalam operasi tersebut, petugas menghentikan puluhan remaja yang kedapatan masih berkerumun hingga larut malam. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan identitas dan kelengkapan kendaraan, sekaligus memberikan pembinaan secara langsung kepada para remaja.

Sejumlah kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar pabrikan atau knalpot brong turut didata. Petugas juga memberikan teguran keras sebagai bentuk pembinaan sekaligus peringatan agar para pemilik kendaraan tidak mengulangi pelanggaran yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kabid Trantibum Satpol PP Kabupaten Buol, Marzuki Souno, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif serta menegakkan Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum.

"Jadi giat kali ini tentu tidak hanya menyasar pada pelanggaran aturan perda tentang balapan liar saja, tapi bagaimana kami mencoba untuk menciptakan rasa aman dari berbagai kebisingan di malam hari, khususnya di malam Minggu," ujar Marzuki kepada RRI.co.id, Minggu (13/09/2026).

Marzuki menambahkan, patroli akan terus diintensifkan secara berkala, terutama pada akhir pekan dan jam-jam rawan. Penertiban dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, namun tetap tegas terhadap pelanggaran, serta mengajak orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terlibat dalam aktivitas berbahaya pada malam hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....