Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Puskesmas Biau Mulai Mendominasi

  • 13 Sep 2026 14:32 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Kecamatan Biau Kabupaten Buol selama lebih dari dua bulan terakhir mulai membawa dampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Minimnya curah hujan dan meningkatnya paparan debu jalanan membuat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) melonjak drastis hingga memuncaki daftar penyakit di fasilitas kesehatan setempat.

Jasman, Kepala Puskesmas Biau mencatat adanya kenaikan signifikan pada jumlah kunjungan pasien, terutama kelompok anak-anak yang rentan terhadap debu dan udara kering.

"Kunjungan ke puskesmas saat ini didominasi oleh anak-anak dengan keluhan batuk, beringus, dan demam tinggi. ISPA resmi masuk dan menduduki posisi puncak dalam daftar 10 penyakit tertinggi saat ini," ujar pJasman saat ditemui RRI, Sabtu 12 September 2026.

Selain masalah pernapasan pada anak dan dewasa, deretan penyakit lain seperti hipertensi dan vertigo juga masih mewarnai kunjungan pasien dewasa selama musim panas ini.

Menghadapi situasi kekeringan yang masih berlangsung, masyarakat diimbau untuk lebih memperketat protokol kesehatan mandiri guna meminimalkan risiko penularan penyakit dan komplikasi fisik.

Imbauan Kesehatan Mulai Diterapkan:

  • Penggunaan Masker: Wajib digunakan saat beraktivitas di luar ruangan untuk memblokir paparan debu jalanan yang memicu ISPA.

  • Perbanyak Konsumsi Air Putih: Mencegah terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh akibat cuaca terik.

  • Pembatasan Aktivitas Luar Ruangan: Mengurangi paparan sinar matahari langsung dan disarankan untuk lebih banyak berlindung di dalam rumah.

Masyarakat berharap hujan dapat segera turun di wilayah Biau untuk mengurai debu serta mengakhiri krisis kekeringan yang melanda dalam dua bulan terakhir ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....