Jalan Kantong Produksi Kabetan Rusak, Petani Minta Perhatian

  • 11 Sep 2026 13:03 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Akses jalan kantong produksi yang menjadi urat nadi perekonomian warga di Desa Kabetan, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, kini kondisinya semakin memprihatinkan.

Kerusakan jalan yang tak kunjung mendapat perbaikan tersebut memicu keluhan dari para petani setempat, khususnya anggota Kelompok Tani (Poktan) Mekar Jaya. Jalan sepanjang beberapa kilometer itu merupakan akses utama masyarakat untuk mengangkut berbagai hasil pertanian dan perkebunan.

Komoditas seperti kelapa, jagung, serta hasil bumi lainnya diangkut melalui jalur tersebut. Namun, kondisi jalan yang semakin menyempit membuat aktivitas petani menjadi lebih sulit, terlebih ketika musim penghujan tiba.

Saat hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Ogodeide, jalan yang sebagian besar masih berupa tanah tersebut berubah menjadi genangan lumpur yang licin dan dalam. Kondisi itu menyulitkan petani yang menggunakan alat pengangkut seadanya untuk membawa hasil produksi dari lahan menuju permukiman.

Penyuluh Pertanian di Desa Kabetan, Kecamatan Ogodeide, Sudirman, mengatakan kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian pemerintah melalui dinas terkait.

"Jalan ini memang merupakan jalan utama menuju kantong produksi bagi para petani di Kabetan ini. Jadi kalau begini terus tentu sangat menyulitkan bagi warga dan petani. Jadi mohonlah pemerintah daerah untuk perhatikan kondisi kami di Desa Kabetan ini," ujar Sudirman kepada rri.co.id, Rabu (9/9/2026).

Menurut Sudirman, masyarakat bersama pengurus Poktan Mekar Jaya berharap pemerintah daerah dapat segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi jalan tersebut. Mereka juga berharap anggaran perbaikan maupun pengerasan jalan kantong produksi dapat menjadi salah satu prioritas pada tahun anggaran berjalan.

Warga menilai perbaikan akses tersebut penting untuk menunjang kelancaran distribusi hasil pertanian dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Mereka berharap kondisi jalan tidak dibiarkan berlarut-larut sehingga petani tidak merasa terisolasi di lahan pertanian yang menjadi sumber utama mata pencaharian masyarakat Desa Kabetan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....