Kebakaran Lahan di Sausu Hanguskan Satu Hektar Lahan Warga
- 09 Sep 2026 14:56 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Parigi Moutong — Kebakaran lahan perkebunan terjadi di kawasan Pegunungan Sandiku, Dusun 5, Desa Sausu Tambu, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (1/9/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar satu hektare lahan perkebunan.
Kebakaran diduga dipicu sisa pembakaran jerami batang jagung yang belum padam sempurna. Kondisi cuaca panas dan tiupan angin kemudian membuat bara api kembali menyala dan kobaran api dengan cepat merembet ke lahan perkebunan di sekitarnya.
Kapolsek Sausu IPTU Arbit mengatakan, kejadian bermula sekitar pukul 08.00 WITA ketika salah seorang pemilik kebun membersihkan lahannya dan membakar sisa jerami jagung setelah panen. Sekitar pukul 10.00 WITA, pemilik kebun mengaku telah memadamkan api sebelum meninggalkan lokasi untuk pulang dan beristirahat.
“Jadi pada Senin kemarin, sekitar pukul 8 pagi seorang pemilik kebun membersihkan lahannya, kemudian membakar sisa-sisa jerami batang jagung bekas panen. Namun pukul 10 pagi pemilik kebun memadamkan api tersebut dan meninggalkan lokasi perkebunan,” ujar IPTU Arbit.
Sekitar pukul 12.00 WITA, pemilik kebun mendapat informasi dari tetangganya bahwa api di lokasi kembali membesar. Bara yang diduga masih tersisa kembali menyala akibat tiupan angin dan kondisi cuaca yang panas, kemudian merembet hingga membakar perkebunan kakao milik warga lainnya.
Kedua pemilik kebun sempat berupaya memadamkan api secara mandiri menggunakan tangki semprot pertanian. Namun, karena kobaran api terus meluas, penanganan kemudian dilakukan oleh petugas gabungan.
Sekitar pukul 12.30 WITA, anggota Bhabinkamtibmas bersama personel Polsek Sausu bergerak menuju lokasi. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh Polsek Sausu, Koramil/TNI dan Satpol PP hingga api berhasil dikendalikan.
IPTU Arbit menyebut peristiwa tersebut menjadi kasus kebakaran lahan pertama yang tercatat di wilayah hukum Polsek Sausu sepanjang 2026. Ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan memastikan api benar-benar padam, terutama selama musim kemarau dengan kondisi udara panas dan kering.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....