KPH Gunung Dako Dampingi 17 Kelompok Perhutanan Sosial

  • 09 Sep 2026 13:35 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli — Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Gunung Dako Kabupaten Tolitoli terus memperkuat edukasi dan pembinaan terhadap kelompok-kelompok perhutanan sosial di wilayah kerjanya. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pemanfaatan kawasan hutan oleh masyarakat tetap berjalan secara tepat dan tidak mengabaikan kelestarian lingkungan.

Penyuluh Kehutanan KPH Gunung Dako, Ali Imran, mengatakan saat ini terdapat 17 kelompok perhutanan sosial yang mendapatkan pendampingan dan pengawasan aktif dari KPH Gunung Dako. Pendampingan dilakukan sebagai bagian dari upaya mendorong pengelolaan hutan yang sesuai dengan prinsip kelestarian.

“Saat ini ada 17 kelompok perhutanan sosial yang berada dalam pendampingan dan pengawasan aktif kami. Kami terus memastikan seluruh kelompok berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan hutan yang lestari,” ujar Ali Imran kepada RRI, Selasa (8/9/2026).

Menurut Ali, pembinaan dilakukan secara berkala dengan berbagai metode, mulai dari penyuluhan secara langsung di lapangan hingga pendampingan teknis. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengelola kawasan hutan secara produktif sekaligus bertanggung jawab.

Pendampingan juga diarahkan agar masyarakat mampu memanfaatkan berbagai potensi hutan tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan. KPH Gunung Dako terus melakukan pengawasan untuk memastikan aktivitas kelompok perhutanan sosial tetap berada dalam koridor aturan pengelolaan hutan yang berlaku.

Ali Imran menilai keberadaan kelompok perhutanan sosial memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan warga yang berada di sekitar kawasan hutan.

“Kelompok perhutanan sosial sangat penting karena masyarakat diberikan ruang untuk mengelola dan memanfaatkan potensi hutan secara bertanggung jawab. Karena itu, pendampingan dan pembinaan harus terus dilakukan agar hutan tetap lestari dan masyarakat juga mendapatkan manfaatnya,” katanya.

KPH Gunung Dako berkomitmen melanjutkan pendampingan terhadap 17 kelompok perhutanan sosial secara berkelanjutan. Melalui edukasi, pembinaan dan pengawasan yang konsisten, pengelolaan kawasan hutan diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan ekosistem hutan di Kabupaten Tolitoli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....