Kemah di Tende, Bawaslu Tolitoli Bangun Kesadaran Demokrasi Mahasiswa
- 09 Sep 2026 13:24 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Suasana alam terbuka di Desa Tende, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Minggu, 6 September 2026, menjadi ruang berbeda bagi Bawaslu Kabupaten Tolitoli untuk membangun kedekatan dengan generasi muda. Ketua Bawaslu Kabupaten Tolitoli Fajar Syadik bersama Koordinator Sekretariat (Korsek) Ambodalle turut mengikuti kegiatan kemah bersama mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Tolitoli.
Di bawah hamparan langit terbuka dan suasana perkemahan yang penuh keakraban, percakapan antara jajaran Bawaslu dan mahasiswa mengalir secara santai. Momen tersebut dimanfaatkan untuk mengenalkan nilai-nilai demokrasi melalui pendekatan yang lebih dekat dengan keseharian generasi muda.
Kegiatan kemah menjadi ruang informal bagi Bawaslu Kabupaten Tolitoli untuk mengajak mahasiswa melihat demokrasi dari sudut pandang yang lebih luas. Pengawasan pemilu tidak semata berada di pundak penyelenggara, tetapi juga membutuhkan mata, suara, dan kepedulian masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga proses demokrasi.
Fajar Syadik menyampaikan, generasi muda memiliki posisi strategis dalam kehidupan demokrasi. Menurut dia, mahasiswa bukan hanya kelompok yang akan menentukan pilihan politik, melainkan juga dapat menjadi penggerak partisipasi masyarakat dalam mengawal setiap tahapan pemilu.
“Mahasiswa memiliki energi, pengetahuan, dan daya kritis yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan demokrasi. Kami ingin membangun komunikasi yang dekat agar generasi muda ikut mengambil peran dalam pengawasan pemilu,” ujar Fajar.
Menurut Fajar, pendekatan kepada mahasiswa tidak harus selalu dilakukan melalui forum resmi. Pertemuan dalam suasana santai seperti kegiatan kemah justru membuka ruang percakapan yang lebih cair, sehingga pesan tentang pentingnya pengawasan pemilu dapat diterima tanpa sekat. Api unggun dan kebersamaan di alam terbuka pun menjadi jembatan untuk menumbuhkan kesadaran demokrasi.
Bagi Bawaslu Kabupaten Tolitoli, keterlibatan generasi muda merupakan bagian penting dalam memperkuat pengawasan partisipatif. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen yang menyebarkan pemahaman tentang demokrasi, mendorong kepedulian terhadap proses pemilu, serta berani menyuarakan berbagai bentuk dugaan pelanggaran sesuai mekanisme yang berlaku.
Kegiatan bersama mahasiswa STIP Tolitoli tersebut sekaligus menjadi langkah Bawaslu Kabupaten Tolitoli memperluas ruang komunikasi dengan masyarakat. Dari suasana kemah yang sederhana, pesan tentang demokrasi dan pengawasan pemilu diharapkan tumbuh seperti benih yang kelak memberi manfaat bagi terciptanya kehidupan demokrasi yang lebih partisipatif dan berintegritas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....