Penertiban LPG 3 Kg di Tolitoli Masih Hadapi Kendala
- 04 Sep 2026 08:20 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Penertiban distribusi LPG bersubsidi tiga kilogram di Kabupaten Tolitoli masih menghadapi sejumlah persoalan di lapangan. Salah satu kendala yang ditemukan adalah kebiasaan masyarakat membeli LPG melalui pengecer untuk menghindari antrean panjang di pangkalan.
Kepala Bidang Penerapan dan Penegakan Perda Satpol PP Tolitoli, Efry Y. Pattajani, mengatakan praktik tersebut masih ditemukan di sejumlah wilayah, termasuk kawasan pesisir Tanjung Batu. Kondisi ini membuat proses pengawasan distribusi LPG bersubsidi menjadi lebih kompleks.
Menurut Efry, sebagian masyarakat memilih menitipkan tabung LPG kepada pengecer. Selanjutnya, pengecer mencari LPG dengan mendatangi sejumlah pangkalan untuk mendapatkan pasokan yang dibutuhkan.
“Pengecer itu ada yang mencari LPG ke beberapa pangkalan, bahkan bisa berpindah dari satu pangkalan ke pangkalan lainnya,” ujar Efry Y. Pattajani.
Ia menjelaskan, pola pembelian tersebut dinilai rawan menimbulkan pembelian berulang, terutama apabila sistem pendataan konsumen di setiap pangkalan belum terintegrasi secara optimal. Penggunaan KTP sebagai dasar pembelian dinilai belum sepenuhnya mampu mencegah seseorang melakukan pembelian di sejumlah pangkalan.
Pemerintah Kabupaten Tolitoli sebelumnya telah menerbitkan surat edaran terkait penertiban pengecer LPG bersubsidi. Dalam ketentuan tersebut juga terdapat sanksi bagi pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran dalam distribusi LPG tiga kilogram.
Selain persoalan distribusi, penertiban juga menghadapi kendala dalam mekanisme konversi dari LPG subsidi ke LPG nonsubsidi. Informasi yang diterima Satpol PP menyebutkan, terdapat agen yang tidak lagi menyediakan mekanisme subsidi silang untuk konversi tersebut karena dinilai berpotensi menimbulkan kerugian.
Dengan regulasi yang lebih tegas melalui Peraturan Bupati, Satpol PP diharapkan memiliki landasan hukum yang lebih kuat untuk melakukan penertiban dan memberikan sanksi terhadap pelanggaran. Langkah ini dinilai penting agar LPG tiga kilogram benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi kriteria penerima subsidi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....