Sambut Hari Rabies Sedunia, Parimo Gratiskan 1.000 Dosis Vaksin
- 05 Sep 2026 08:08 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Menyambut Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day yang diperingati setiap 28 September, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menggelar vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan masyarakat. Program tersebut berlangsung selama satu bulan, mulai 1 hingga 30 September 2026.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Parigi Moutong, Nurlina, mengatakan vaksinasi rabies sebenarnya telah dilakukan sejak Januari 2026, bahkan program serupa sudah berjalan sejak tahun sebelumnya. Hingga Rabu, 2 September 2026, pihaknya telah menyalurkan sekitar 7.000 dosis vaksin rabies kepada hewan peliharaan masyarakat.

“Untuk vaksin rabies ini sudah kami lakukan sejak Januari 2026, bahkan dari tahun lalu. Sampai saat ini kurang lebih sudah 7.000 dosis yang kami selesaikan,” ujar Nurlina kepada RRI, Rabu, 2 September 2026.
Memanfaatkan sisa persediaan vaksin yang tersedia, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Parigi Moutong kembali menggencarkan vaksinasi gratis sepanjang September. Sebanyak 1.000 dosis disiapkan untuk menyasar hewan peliharaan masyarakat. Nurlina berharap seluruh dosis tersebut dapat terserap, bahkan capaian vaksinasi bisa melampaui target yang telah ditetapkan.
Hewan yang dapat menerima vaksin rabies meliputi anjing, kucing, dan monyet. Ketiga jenis hewan tersebut dinilai memiliki risiko tertular rabies sehingga vaksinasi menjadi salah satu langkah penting untuk membangun perlindungan sejak dini. Di tengah ancaman penyakit yang senyap, vaksin menjadi benteng pertama sebelum gigitan membawa bahaya yang lebih besar.
Nurlina menjelaskan, status rabies di Kabupaten Parigi Moutong saat ini masih dalam kondisi tertular. Sejumlah kasus positif rabies juga telah ditemukan di wilayah tersebut. Kondisi itu mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat upaya pencegahan melalui vaksinasi hewan peliharaan milik masyarakat.
Selama ini, pelaksanaan vaksinasi rabies dilakukan dengan mendatangi rumah-rumah warga atau secara door to door. Namun, keterbatasan biaya operasional membuat pola pelayanan tersebut untuk sementara dialihkan. Masyarakat pemilik hewan peliharaan kini diharapkan membawa hewannya langsung ke Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Parigi Moutong untuk mendapatkan vaksinasi gratis.
“Karena situasi sekarang biaya operasional tidak ada, jadi kami mengalihkan cara. Masyarakat bisa datang langsung ke kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mendapatkan vaksin gratis,” kata Nurlina.
Ia mengimbau masyarakat, terutama pemilik anjing, kucing, dan monyet, meningkatkan kesadaran terhadap risiko rabies. Penyakit tersebut tidak hanya dapat mengancam kesehatan hewan, tetapi juga manusia, dan ketika gejala klinis rabies telah muncul, penyakit ini dikenal sangat mematikan.
Nurlina berharap program vaksinasi dapat terus diperkuat melalui kerja sama dengan pemerintah desa, kelurahan, dan kecamatan. Kolaborasi lintas wilayah dinilai penting agar jangkauan vaksinasi semakin luas dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan rabies terus tumbuh. “Kami berharap ke depan bisa menjalin kolaborasi dengan kepala desa, kelurahan, dan kecamatan untuk program vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan di Parigi Moutong,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....