Kemarau Panjang Berdampak pada Pariwisata dan Pertanian di Buol

  • 05 Sep 2026 09:52 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID,BUOL – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, tidak hanya berdampak pada sektor pertanian, tetapi juga mulai memengaruhi sektor pariwisata. Salah satu destinasi wisata yang terdampak adalah Permandian Alam Kumaligon di Kelurahan Kumaligon, Kecamatan Biau.

Lurah Kumaligon, Masdanto Mokodompis, mengatakan Permandian Alam Kumaligon merupakan salah satu destinasi wisata alam yang cukup menarik di kawasan Kota Buol. Destinasi ini menyuguhkan panorama alam dengan aliran sungai serta sejumlah kolam alami yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Namun, akibat kemarau panjang, debit air di kawasan tersebut terus mengalami penurunan. Sejumlah kolam alami bahkan kini mengering dan hanya menyisakan satu kolam yang masih terisi air dengan bantuan aliran pipa.

Menurut Masdanto, kondisi tersebut turut berdampak terhadap tingkat kunjungan wisatawan. Menurunnya jumlah pengunjung juga berimbas kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menggantungkan pendapatan dari aktivitas wisata di kawasan Permandian Alam Kumaligon.

“Menurunnya debit air tentu berdampak pada kunjungan wisatawan dan para pelaku UMKM yang ada di destinasi ini,” ujar Masdanto.Kamis(4/9/2026)

Masdanto menambahkan, dampak kemarau panjang tidak hanya dirasakan sektor pariwisata. Hujan yang tidak turun selama hampir dua bulan juga menyebabkan sebagian petani mengalami gagal panen, khususnya tanaman padi dan jagung.

Kondisi tersebut semakin menyulitkan masyarakat yang sebagian besar menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian. Ketersediaan air yang terbatas membuat aktivitas bercocok tanam ikut terganggu.

Lurah Kumaligon berharap hujan dapat segera turun secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Buol. Dengan kembali tersedianya air, para petani diharapkan dapat kembali melakukan aktivitas bercocok tanam dan sektor pariwisata juga dapat kembali menggeliat. Sebagai bentuk ikhtiar menghadapi kemarau panjang, Pemerintah Kabupaten Buol bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buol pada Kamis pagi menggelar salat istigasah untuk memohon turunnya hujan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....