Musim Kemarau Harga Cabai di Pasar Masomba Palu Melonjak

  • 03 Sep 2026 21:37 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Palu – Harga cabai di Pasar Masomba, Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengalami kenaikan tajam dalam sebulan terakhir. Kenaikan paling signifikan terjadi pada cabai rawit yang kini mencapai Rp 120 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang di Pasar Masomba, Ina, mengatakan harga cabai rawit tersebut telah meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan harga normal yang berada di kisaran Rp 50 ribu per kilogram. Kenaikan harga bahkan terjadi hampir setiap hari dengan besaran yang bervariasi.

“Sudah hampir satu bulan ini naik, tiap hari naik. Kadang naik seribu, kadang dua ribu sampai lima ribu per kilogram, sepertinya hampir tiap hari naik,” ungkap Ina, Rabu (2/9/2026).

Menurut Ina, kenaikan harga di pasar dipengaruhi oleh tingginya harga cabai di tingkat pemasok. Saat ini, harga cabai rawit dari pemasok telah mencapai Rp90 ribu per kilogram, sementara stok yang tersedia juga mulai terbatas.

“Sekarang dari pemasok saja sudah Rp90 ribu per kilogram, itu pun stoknya kurang. Jadi harga di pasar ikut naik, makin kurang rica yang dipasok ke sini,” ujar Ina.

Ia menjelaskan, salah satu penyebab berkurangnya pasokan cabai adalah gagal panen akibat musim kemarau. Cuaca yang kering membuat sebagian tanaman cabai tidak dapat berproduksi secara optimal sehingga pasokan ke pasar menjadi terbatas.

Selain faktor produksi, meningkatnya permintaan juga turut mendorong kenaikan harga. Ina menyebut adanya pembeli dari luar daerah yang datang ke Kota Palu untuk mendapatkan cabai rawit, sehingga persaingan dalam memperoleh stok semakin tinggi.

“Kalau menurut pemasok, kemarau jadi banyak yang gagal panen. Ditambah ada pembeli dari luar daerah yang masuk ke Palu cari cabai rawit, jadi stok semakin cepat habis,” kata Ina. Ia berharap pasokan cabai kembali normal agar harga secara bertahap turun dan kembali ke tingkat normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....