Toli-Toli Terima 1.048 Unit Program Bedah Rumah

  • 31 Agt 2026 16:22 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID,Tolitoli - Program bedah rumah kembali dilaksanakan di Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni.Bedah rumah merupakan kegiatan renovasi atau perbaikan fisik rumah tidak layak huni agar menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, nyaman, dan memenuhi standar kelayakan hunian.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Toli-Toli, Syafrudin A. Rahman mengungkapkan,program bedah rumah yang tengah berlangsung di wilayah tersebut bersumber dari tiga skema pendanaan.Ketiga sumber pendanaan tersebut yakni APBD Kabupaten Toli-Toli sebanyak 23 unit, APBD Provinsi Sulawesi Tengah sebanyak 5 unit, serta APBN sebanyak 1.020 unit.

"Untuk program bedah rumah yang saat ini berlangsung, ada yang sementara dalam tahap pembangunan dan ada juga yang masih dalam proses verifikasi," ungkap kapala dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman kabupaten Toli-Toli Syafrudin A.Rahman kepada rri.co.id Senin 31 Agustus 2026

Dengan jumlah penerima mencapai 1.048 unit, Kabupaten Toli-Toli menjadi salah satu daerah yang menerima program bedah rumah dalam jumlah besar.Syafrudin menjelaskan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi masyarakat untuk mendapatkan program tersebut. Salah satunya adalah kondisi rumah yang ditempati masuk kategori tidak layak huni, seperti kondisi atap, dinding, maupun lantai yang sudah tidak memenuhi standar kelayakan sehingga membutuhkan perbaikan.

“Selain kondisi fisik rumah, calon penerima juga harus memenuhi kriteria sosial ekonomi, di antaranya masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4,”ujarnya

Terkait mekanisme pengusulan penerima program, Syafrudin mengatakan pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman melakukan pengusulan berdasarkan basis data yang dimiliki dinas, aparat desa, hingga masukan dari tokoh masyarakat.

Seluruh usulan tersebut kemudian melalui proses verifikasi untuk memastikan penerima program benar-benar memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Ia menegaskan, proses verifikasi dilakukan secara ketat agar bantuan bedah rumah tepat sasaran dan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

Syafrudin berharap, program bedah rumah yang diterima masyarakat di 10 kecamatan se-Kabupaten Toli-Toli dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan baik.Peningkatan kualitas hunian masyarakat diharapkan turut mendukung peningkatan taraf hidup serta derajat kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Toli-Toli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....