Warga Kampung Bugis Buol Alami Krisis Air Bersih
- 30 Agt 2026 19:52 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID,TOLITOLI– kekeringan akibat fenomena iklim El Nino mulai berdampak serius terhadap kehidupan warga di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Salah satu wilayah yang mengalami kondisi terparah adalah Kampung Bugis, di mana puluhan kepala keluarga kini berjuang menghadapi krisis air bersih yang terus memburuk dalam beberapa pekan terakhir. Keringnya sejumlah sumber air permukaan dan menurunnya debit air tanah membuat warga Kampung Bugis kesulitan memenuhi kebutuhan paling mendasar sehari-hari, seperti memasak, minum, dan sanitasi.
Dampak El Nino di Kampung Bugis terlihat dari mengeringnya sumur-sumur gali milik warga yang biasanya menjadi tumpuan utama. Selain itu, suplai air dari jaringan distribusi daerah juga mengalami penurunan debit secara drastis, sehingga hanya mengandalkan bantuan dari mobil tangki dari BPBD buol. Krisis air bersih ini tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga menambah beban ekonomi masyarakat lokal. Pengeluaran ekstra untuk membeli air bersih dinilai cukup memberatkan, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah.
Sa'ban, warga kampung bugis buol menyebutkan, Selain dampak finansial, ancaman masalah kesehatan juga menjadi kekhawatiran utama para tokoh masyarakat setempat. Penggunaan air secara hemat yang terkadang mengorbankan standar kebersihan berpotensi memicu timbulnya berbagai penyakit, seperti penyakit kulit, diare, dan gangguan pencernaan lainnya.
"Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan makin parah karena kemarau panjang. Kami sangat berharap ada langkah cepat dari pemerintah daerah untuk menyalurkan bantuan air bersih secara rutin begitu ,"Ujarnya kepada rri.co.id, Sabtu (29/08/2026).
Sa'ban berharap Pemerintah Kabupaten Buol bersama instansi terkait, seperti BPBD dan PDAM setempat, segera mengambil langkah tanggap darurat untuk mengatasi krisis ini. warga Kampung Bugis saat ini masih terus bertahan dengan sumber daya seadanya sambil menantikan hujan dan bantuan konkret dari pihak berwenang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....