Tarian Monamot, Penyatu Semangat Atlet POPDA XXIV di Buol
- 29 Agt 2026 16:47 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID,TOLITOLI– Suasana meriah menyelimuti pembukaan Pekan Olahraga Daerah (POPDA) ke-XXIV yang resmi digelar di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Gemuruh tepuk tangan ribuan penonton memuncak saat ratusan penari lokal tampil secara kolosal membawakan Tarian Monamot sebagai prosesi penyambutan utama dan pembuka seluruh rangkaian acara olahraga bergengsi tingkat daerah tersebut.
Tarian Monamot merupakan tarian adat khas suku Buol yang memiliki makna mendalam berupa ritual penyambutan tamu kehormatan, rasa syukur atas berkah kelimpahan, serta permohonan keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Ratusan penari yang terdiri dari pelajar dan pegiat seni setempat bergerak secara harmonis mengikutsertakan gestur khas yang menyimbolkan keramahan serta ketabahan masyarakat Buol dalam merangkul segenap tamu dari berbagai kabupaten dan kota.
Dalam pembukaan POPDA XXIV yang secara resmi dibuka oleh gubernur sulawesi tengah ini, konsep Tarian Monamot dikemas secara modern tanpa menghilangkan esensi tradisi kebudayaannya. Dentuman alat musik tradisional seperti ganda, kulintang, dan tiupan seruling menyatu secara dramatis dengan koreografi dinamis para penari yang mengenakan pakaian adat khas Buol berwarna cerah nan megah. Gerakan lambat yang anggun berganti menjadi penuh semangat seiring irama musik yang kian cepat, melambangkan spirit kebersamaan, keberanian, dan kejujuran yang selaras dengan nilai-nilai sportivitas dalam dunia olahraga.
Abdul Rahman Matelei, Ketua dewan kesenian buol menyebutkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Buol menyuguhkan tarian ini bukan hanya sebagai bentuk hiburan semata, melainkan juga sebagai sarana edukasi kebudayaan kepada kontingen atlet muda yang datang dari berbagai pelosok daerah.
Para jajaran pejabat pemerintah provinsi, kontingen atlet, serta ribuan masyarakat yang memadati halaman kantor Bupati buol tampak terpukau sepanjang pertunjukan berlangsung. Kehadiran Tarian Monamot berhasil menyatukan energi positif seluruh audiens, menciptakan fondasi semangat yang kuat untuk menyukseskan gelaran POPDA ke-XXIV.
"Jadi melalui tarian monamot ini, Pesan hangat bahwa kompetisi di lapangan olahraga harus dilandasi rasa persaudaraan dan saling menghormati antar sesama anak bangsa ,"Ujarnya kepada rri.co.id, Sabtu (29/08/2026).
Rahman menambahkan, Tarian Monamot yang pada hakikatnya merupakan tarian penyambutan diharapkan mampu menghidupkan suasana hangat, memancarkan nilai kesantunan, serta mempererat tali persaudaraan antar kontingen dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....