Kemenag Buol Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda
- 31 Agt 2026 15:21 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol mendorong penguatan karakter generasi muda sebagai langkah penting dalam mempersiapkan generasi penerus pembangunan bangsa.
Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Buol, Isman, S.Pd., M.H., mengatakan generasi muda memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan sekaligus menghadapi berbagai tantangan sosial yang terus berkembang di tengah masyarakat.
Menurut Isman, salah satu tantangan utama saat ini adalah mempersiapkan generasi muda agar memiliki karakter yang kuat. Hal tersebut dinilai penting agar mereka mampu menjadi generasi pelapis yang siap meneruskan pembangunan di masa mendatang.
“Sebagai generasi penerus, mari kita bersama-sama mengawal pembangunan dengan menata berbagai tantangan yang ada. Tantangan terbesar kita adalah mempersiapkan generasi muda agar memiliki karakter yang kuat,” ujar Isman saat diwawancarai RRI.CO.ID, Selasa (25/8/2026).
Ia menjelaskan, pembentukan karakter generasi muda perlu dilakukan melalui pendekatan yang santun serta pembinaan secara berkelanjutan. Penguatan sistem sosial, kata dia, tidak cukup hanya mengandalkan aturan, tetapi juga membutuhkan pendampingan dari berbagai pihak.
Isman menilai generasi muda tidak seharusnya hanya dibatasi dengan berbagai aturan, termasuk dalam persoalan religius. Mereka perlu mendapatkan arahan dan pendampingan agar mampu memahami nilai-nilai positif serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Generasi muda merupakan generasi pelapis yang akan melanjutkan pembangunan. Karena itu, mereka tidak bisa hanya dikekang dengan berbagai aturan, termasuk dalam persoalan religius, tetapi harus kita kawal dan arahkan menuju hal-hal yang terbaik,” katanya.
Lebih lanjut, Isman berharap pembinaan yang dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan potensi dalam berpikir maupun berkarya. Ia menegaskan, keterlibatan keluarga, lingkungan pendidikan, pemerintah, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar generasi muda memiliki bekal moral dan kemampuan yang seimbang dalam menghadapi perubahan zaman. “Dengan kebersamaan dan pembinaan yang baik, generasi muda kita dapat menjadi kekuatan dalam pembangunan ke depan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....