Untad Dorong Dosen Muda dan Mahasiswa Go International

  • 31 Agt 2026 12:59 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Palu – Universitas Tadulako (Untad) terus memantapkan langkah menuju perguruan tinggi berkelas dunia melalui penguatan program internasionalisasi bagi sivitas akademika. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui Sosialisasi Magang dan Beasiswa Luar Negeri yang digelar di Gedung Prof. Drs. H. Aminuddin Ponulele (Auditorium Untad), Senin (24/8/2026).

Rektor Untad, Prof. Amar, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa percepatan internasionalisasi tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa. Menurutnya, tenaga pendidik muda di lingkungan Untad juga harus memiliki kesempatan dan keberanian untuk melanjutkan pendidikan maupun mengembangkan kompetensi di luar negeri.

Prof. Amar bahkan mendorong seluruh dosen yang baru diterima, baik berstatus CPNS, PNS maupun PPPK yang memiliki kesempatan melanjutkan studi, untuk mengutamakan perguruan tinggi di luar negeri. Langkah tersebut dinilai penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat reputasi akademik Untad di tingkat internasional.

"Seluruh dosen yang baru diterima, baik CPNS, PNS, maupun P3K yang memungkinkan untuk melanjutkan studi, saya tidak merekomendasikan untuk sekolah di dalam negeri. Semua harus mendapat rekomendasi sekolah di luar negeri," tegas Prof. Amar.

Ia mengatakan, Untad saat ini telah membangun sejumlah kerja sama untuk mendukung sivitas akademika mempersiapkan diri menuju studi maupun aktivitas akademik internasional. Salah satunya melalui kerja sama dengan British Council yang memberikan fasilitas pelatihan kemampuan bahasa asing, termasuk TOEFL, IELTS hingga bahasa Mandarin.

Selain beasiswa luar negeri, Rektor Untad juga menyoroti perkembangan program magang internasional yang telah berjalan dan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa. Salah satu program yang mendapat perhatian adalah magang internasional di Jepang yang kini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan.

"Program magang internasional di Jepang sudah tahun ketiga kita laksanakan. Mahasiswa kita disana bisa mendapatkan uang saku, sertifikat kerja internasional, dan modal pengalaman yang luar biasa," jelasnya.

Di hadapan sekitar 1.500 mahasiswa yang memadati auditorium, Prof. Amar mengajak mahasiswa Untad tidak takut bermimpi dan memanfaatkan berbagai peluang pendidikan maupun pengalaman kerja di mancanegara. Ia meminta mahasiswa mulai mempersiapkan portofolio sejak dini, termasuk CV, motivation letter, kemampuan bahasa asing serta soft skills sebagai bekal menghadapi persaingan global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....