Yayasan Lope Bahari Nusantara Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem Maritim
- 27 Agt 2026 13:37 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol - Potensi kekayaan maritim di kawasan Sulawesi Tengah (Sulteng) dan sekitarnya menyimpan keindahan ekosistem laut yang sangat bernilai. Namun, keberlangsungannya kini membayangkan ancaman nyata, salah satunya berasal dari pencemaran sampah plastik dan mikroplastik.
Sulawesi Tengah menyimpan kekayaan laut yang luar biasa dan berpotensi besar menjadi tumpuan ekonomi masa depan, meski demikian ada beberapa sejumlah masalah dan tantangan yang menjadi ancaman bagi ekosistem laut. Ketua Yayasan Lope Bahari Nusantara Kabupaten Tolitoli Fandy Lamaming mengatakan, wilayah perairan Sulawesi Tengah memiliki keunggulan ekosistem yang luar biasa dan patut dijaga keberlangsungannya, khususnya di Kabupaten Tolitoli, keberadaan pulau-pulau terluar menjadi ikon tersendiri, selain keindahan alamnya, perairan Tolitoli juga menjadi habitat bagi berbagai biota laut dilindungi.
“Iya jadi khususnya untuk di sulawesi tengah itukan terbagi atas 2 zona wilayah yah khususnya dunia maritim itu menurut padangan kami yang selalu melakukan kegiatan di sekitaran laut Sulawesi bahwasanya banyak potensi ekosistem lestari yang mana patut untuk kita jaga potensi dan keberlangsungannya” Ungkap
Dijelaskan, meski kaya akan potensi laut, masalah lingkungan masih menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan ekosistem maritim, seperti sampah plastik masih menjadi ancaman bagi mahluk hidup, termasuk bagi ekosistem laut.
Fandy mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat pesisir dan kepulauan di Sulawesi Tengah, untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan perairan, dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta melestarikan Terumbu Karang yang menjadi rumah bagi biota laut sekaligus sumber penghidupan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....