Krisis Air di Tolitoli, Lingkungan dan Hutan Perlu Dipulihkan
- 24 Agt 2026 05:37 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID Tolitoli- Kemarau panjang yang disebut dipengaruhi fenomena El Nino mulai berdampak terhadap ketersediaan air di sejumlah wilayah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Kondisi tersebut tidak hanya mengancam kebutuhan air untuk sektor pertanian, tetapi juga ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
Praktisi lingkungan sekaligus Ketua Bumi Kita Tolitoli, Wiyatmoko, mengatakan persoalan krisis air tidak semata-mata disebabkan kondisi cuaca dan kemarau panjang. Menurutnya, kondisi lingkungan, khususnya kawasan hutan, juga perlu mendapat perhatian serius.
“Krisis air yang terjadi di berbagai daerah, termasuk Tolitoli, semata-mata bukan hanya disebabkan faktor cuaca kemarau. Ada indikasi mulai rusak atau terganggunya lingkungan, khususnya kawasan hutan,” kata Wiyatmoko kepada RRI Sabtu 22 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, kawasan hutan memiliki peran penting sebagai penyaring sekaligus penyimpan cadangan air. Ketika fungsi kawasan hutan dan daerah tangkapan air terganggu, kemampuan lingkungan dalam menyimpan air juga dapat berkurang, terutama saat memasuki musim kemarau panjang.
Karena itu, menurut Wiyatmoko, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Upaya pemulihan lingkungan perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama pada kawasan hutan dan daerah-daerah yang menjadi tangkapan air.
“Hal ini harus menjadi perhatian serius semua pihak untuk kembali memulihkan kawasan hutan, utamanya daerah-daerah tangkapan air,” ujarnya.
Wiyatmoko menilai penghijauan dan penanaman kembali pohon menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk membantu memulihkan fungsi lingkungan. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan kawasan dalam menyimpan air dan menjaga ketersediaannya.
“Sehingga jika terjadi fenomena kemarau panjang, air tetap tersedia melalui penghijauan atau penanaman pohon,” pungkasnya. Ia mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan bersama-sama menjaga kelestarian hutan sebagai bagian dari upaya menghadapi ancaman krisis air di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....