Kemarau Mulai Ganggu Produktivitas Kakao di Lampasio

  • 31 Agt 2026 10:17 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Musim kemarau mulai memberikan dampak terhadap sejumlah komoditas unggulan masyarakat di Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Cuaca panas yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir tidak hanya meningkatkan risiko kebakaran, tetapi juga mulai mempengaruhi sektor pertanian dan perkebunan warga.

Camat Lampasio, Nyoman Martade, mengatakan kondisi cuaca panas saat ini telah berdampak terhadap tanaman perkebunan dan pertanian milik masyarakat. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena sebagian besar warga di wilayah Lampasio menggantungkan perekonomian dari sektor pertanian dan perkebunan.

“Cuaca panas yang dirasakan dalam beberapa waktu terakhir selain telah menimbulkan kebakaran lahan maupun perumahan, juga mulai berdampak terhadap tanaman perkebunan dan pertanian milik warga Lampasio,” kata Nyoman Martade, Sabtu (22/8/2026).

Menurut Nyoman, salah satu komoditas unggulan yang mulai terdampak adalah tanaman kakao. Saat ini, tanaman kakao di wilayah Lampasio tengah memasuki periode pembuahan sehingga membutuhkan kondisi lingkungan yang mendukung agar proses pembentukan buah dapat berlangsung secara optimal.

Ia menjelaskan, kondisi kemarau yang melanda wilayah tersebut dikhawatirkan mempengaruhi proses pembuahan tanaman kakao. Keterbatasan air akibat cuaca panas berpotensi membuat tanaman mengalami tekanan sehingga pada akhirnya dapat berdampak terhadap hasil produksi petani.

“Saat ini salah satu komoditas unggulan di wilayah kami, yakni kakao, masuk dalam periode pembuahan. Namun dengan kondisi kemarau yang melanda, dipastikan sangat berdampak terhadap produktivitas hasil kakao warga setempat,” ujarnya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kecamatan Lampasio karena kakao merupakan salah satu komoditas yang menjadi sumber penghasilan masyarakat. Para petani diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan perawatan tanaman sesuai kondisi yang dihadapi selama musim kemarau.

Selain berdampak terhadap sektor perkebunan dan pertanian, cuaca panas juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan maupun permukiman. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta menjaga lingkungan untuk mengantisipasi dampak musim kemarau yang berkepanjangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....