Siswa SD Negeri Percontohan Tolitoli Praktikkan Cinta Lingkungan
- 21 Agt 2026 08:42 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli — Edukasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di SD Negeri Percontohan Tolitoli, Kamis (20/8/2026), tidak hanya diisi dengan penyampaian materi. Para siswa juga diajak melakukan aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan sekolah melalui kegiatan memungut dan memilah sampah.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Bermasyarakat melalui Cinta Lingkungan Sekolah”. Usai mengikuti edukasi, siswa bersama warga sekolah turun langsung membersihkan sejumlah area lingkungan sekolah yang terdapat sampah.
Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian tidak langsung dibuang. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah berdasarkan jenisnya, sehingga kegiatan tersebut sekaligus menjadi pembelajaran praktis tentang pengelolaan sampah sejak dini.
Aksi memungut dan memilah sampah itu menjadi praktik langsung dari materi yang disampaikan Johana, penerima Penghargaan Bupati Tolitoli sebagai Inovator Daerah dalam Pemanfaatan Sampah Organik.
Johana mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai aktivitas dalam program edukasi, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang diterapkan siswa dan seluruh warga sekolah dalam kehidupan sehari-hari.
“Diharapkan seluruh warga sekolah bisa menerapkan di kehidupan sehari-hari. Bukan hanya di sekolah atau saat ada edukasi seperti ini, namun kesadaran dari individu,” ujar Johana.
Menurut Johana, kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun melalui kesadaran setiap individu. Kebiasaan sederhana seperti membuang dan memilah sampah sesuai jenisnya dinilai dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Kegiatan edukasi dan aksi kebersihan tersebut diinisiasi Kepala SD Negeri Percontohan Tolitoli, Ahdal Suhada Abdullah, dengan berkolaborasi bersama Kepala Bappeda dan Kepala BPBD Kabupaten Tolitoli.
Pelaksanaan kegiatan juga didampingi Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat penerapan nilai-nilai kebiasaan baik di lingkungan pendidikan.
Melalui aksi sederhana memungut dan memilah sampah, para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kebersihan. Mereka juga dibiasakan mengambil peran secara langsung dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....