Kementan Salurkan 14 Ribu Bibit Durian Bersertifikat ke Sulteng

  • 20 Agt 2026 13:55 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Kementerian Pertanian Republik Indonesia terus mendorong pengembangan komoditas durian di Sulawesi Tengah. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menyalurkan sebanyak 14 ribu batang bibit durian bersertifikat untuk mempercepat pengembangan sentra produksi sekaligus membuka peluang pasar hingga ekspor.

Bantuan bibit tersebut diperuntukkan bagi pengembangan lahan sekitar 140 hektar yang tersebar di sejumlah wilayah sentra durian di Sulawesi Tengah. Lima daerah yang menjadi penerima program tersebut yakni Kabupaten Parigi Moutong, Poso, Tojo Una-Una, Tolitoli, dan Donggala.

Penyaluran bibit durian bersertifikat menjadi bagian dari sinergi pemerintah dalam mengembangkan komoditas secara lebih terarah. Pengembangan tersebut mencakup peningkatan produktivitas, kualitas hasil produksi, hingga perluasan akses pemasaran bagi petani.

Dukungan bibit bersertifikat dinilai penting karena kualitas tanaman menjadi salah satu faktor yang menentukan produktivitas dan mutu buah yang dihasilkan. Melalui pengelolaan lahan dan budidaya yang tepat, sentra durian di Sulawesi Tengah diharapkan mampu menghasilkan komoditas yang memiliki daya saing tinggi.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan, pengembangan potensi pertanian daerah perlu dilakukan secara bersama-sama agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya para petani.

“Ketika potensi daerah dikembangkan secara bersama-sama, yang tumbuh bukan hanya pohonnya, tetapi juga produktivitas, peluang pasar, dan kesejahteraan para petaninya,” ujar Anwar Hafid.

Pengembangan durian juga memiliki prospek besar dalam mendukung peningkatan daya saing produk pertanian Sulawesi Tengah. Dengan ketersediaan bibit berkualitas, produksi diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus membuka peluang yang lebih besar untuk menembus pasar ekspor.

Sinergi antara Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menjadi salah satu faktor penting dalam mengoptimalkan potensi tersebut. Pengembangan sentra durian tidak hanya diarahkan pada peningkatan jumlah tanaman dan produksi, tetapi juga peningkatan kualitas komoditas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Program penyaluran bibit tersebut diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap perekonomian masyarakat. Selain meningkatkan produktivitas pertanian, pengembangan sentra durian juga berpotensi menciptakan peluang usaha baru dan memperkuat pendapatan petani di daerah.

Dengan dukungan pemerintah serta pengelolaan yang berkelanjutan, potensi durian Sulawesi Tengah diharapkan semakin berkembang. Komoditas tersebut dapat menjadi salah satu produk unggulan daerah yang mampu memberikan nilai tambah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....