Rumah Jahit Bayu , di Balik Kerapian Seragam Paskibraka Tolitoli
- 19 Agt 2026 14:09 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Tolitoli berlangsung sukses, khidmat, dan penuh kebanggaan. Kesuksesan tersebut tidak hanya terlihat dari para petugas upacara dan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), tetapi juga dari berbagai pihak yang bekerja di balik layar.
Salah satu yang patut mendapat apresiasi adalah Rumah Jahit Bayu, penjahit asal Tolitoli yang dipercaya menangani seragam Paskibraka. Kerapian pakaian yang dikenakan 33 anggota Paskibraka dalam menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 RI menjadi salah satu hasil kerja keras Bayu bersama timnya.
Bayu mengungkapkan, dirinya telah beberapa kali mendapat kepercayaan untuk menjahit pakaian Paskibraka. Dari pengalaman yang masih diingatnya, kurang lebih sudah delapan kali dirinya dipercaya menangani kebutuhan seragam Paskibraka di Tolitoli.
“Perasaan saya tentu bangga bisa menjadi bagian dari kerja sama dengan Pemerintah Daerah. Apalagi tahun ini saya ditunjuk langsung oleh Bapak Bupati Tolitoli,” ujar Bayu.
Menurut Bayu, setiap tahun dirinya terus melakukan evaluasi terhadap berbagai kekurangan agar hasil pekerjaan berikutnya semakin baik. Ia mengaku bersyukur karena pada tahun ini seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik dan sesuai harapan.
“Dari tahun ke tahun saya terus evaluasi segala kekurangan dan terus berusaha memberikan yang terbaik. Alhamdulillah, tahun ini sukses sesuai harapan,” katanya.
Untuk menyelesaikan seluruh seragam Paskibraka, Bayu bekerja sesuai kontrak selama 40 hari kerja. Jumlah seragam yang dibuat disesuaikan dengan jumlah anggota Paskibraka, yakni sebanyak 33 orang.
Salah satu tantangan dalam pengerjaan seragam tersebut adalah perubahan ukuran tubuh para anggota Paskibraka selama menjalani latihan fisik. Karena itu, Bayu harus melakukan pengukuran secara teliti dan memantau ukuran mereka setiap minggu.
“Tantangannya, ukuran anak-anak harus diteliti setiap minggunya karena mereka latihan fisik. Terkadang badan mereka mengalami perubahan, sehingga ukurannya juga harus disesuaikan,” jelasnya.
Selain menjahit pakaian, Bayu juga dipercaya sebagai penyedia seluruh perlengkapan Paskibraka. Setidaknya terdapat 22 item perlengkapan yang harus dipersiapkan.
Menurutnya, tanggung jawab tersebut membutuhkan ketelitian agar tidak ada perlengkapan yang terlewat. Namun, pengalaman selama beberapa kali menangani kebutuhan Paskibraka membuatnya cukup terbiasa menghadapi pekerjaan tersebut.
Rumah Jahit Bayu sendiri dikenal sebagai salah satu penjahit yang cukup berpengalaman di Tolitoli. Selain seragam Paskibraka, ia juga mengerjakan berbagai jenis pakaian, mulai dari pakaian kantor baju adat hingga gaun pesta. Pengalamannya membuat ia dipercaya oleh sejumlah pejabat daerah untuk memenuhi kebutuhan pakaian.
Keberhasilan pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI di Tolitoli pada Senin, 17 Agustus 2026, pun menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bayu. Di balik barisan Paskibraka yang tampil rapi dan cantik, terdapat kerja keras para pihak yang mempersiapkan kebutuhan mereka, termasuk seorang penjahit yang memastikan setiap seragam tampil sesuai harapan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....