DPRD Tolitoli Dorong MBG Menjangkau Wilayah 3T

  • 19 Agt 2026 13:05 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli — Anggota DPRD Kabupaten Tolitoli, Jemy Yusuf, menyoroti pentingnya pemerataan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Jemi Yusuf menilai program MBG harus dilaksanakan dengan mengedepankan asas keadilan. Menurutnya, manfaat program pemerintah tersebut tidak seharusnya hanya dirasakan masyarakat yang berada di wilayah perkotaan atau daerah dengan akses yang relatif mudah.

“Pemberian Makan Bergizi Gratis seharusnya sudah memenuhi asas keadilan, sehingga manfaatnya juga dapat terdistribusi hingga ke wilayah 3T,” kata Jemy Yusuf, Selasa (18/8/2026).

Ia mengatakan, masyarakat yang tinggal di wilayah 3T justru membutuhkan perhatian yang sama dalam pemenuhan kebutuhan gizi. Karena itu, pemerataan pelaksanaan MBG dinilai menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh manfaat dari kebijakan pemerintah.

Jemy menegaskan, keterbatasan akses dan kondisi geografis yang menjadi karakteristik sejumlah wilayah 3T tidak semestinya menjadi alasan masyarakat di daerah tersebut tertinggal dalam memperoleh program pemenuhan gizi.

“Masyarakat di wilayah 3T juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan manfaat program pemerintah, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah perlu memperhatikan mekanisme distribusi dan pelaksanaan MBG agar program tersebut dapat menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah yang menghadapi tantangan geografis maupun keterbatasan akses transportasi.

Ia berharap pelaksanaan MBG ke depan tidak hanya berorientasi pada jumlah penerima manfaat, tetapi juga memperhatikan aspek pemerataan wilayah. Dengan demikian, masyarakat di daerah terpencil tetap memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan asupan makanan bergizi.

Jemy menambahkan, pemerataan program MBG diharapkan mampu mewujudkan tujuan pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh manfaat program tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....