DPRD Tinjau SDN Ogomojolo, Dorong Revitalisasi Bangunan Sekolah
- 17 Agt 2026 13:39 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Parigi Moutong – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Nurul Qirram S Talib, meninjau langsung kondisi SDN Ogomojolo di Jalan Kemiri, Dusun V Ogomojolo, Desa Palasa Lambori, Kecamatan Palasa, Rabu (12/8/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan bersama perwakilan Dinas Pendidikan Parigi Moutong dan Tim Ahli Universitas Tadulako (Untad), menyusul kondisi bangunan sekolah yang sebelumnya menjadi sorotan di media sosial.
Dari hasil kunjungan, ditemukan salah satu bangunan sekolah masih dalam kondisi memprihatinkan. Ruang kelas berdinding papan dengan atap seng tersebut masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, meski sebagian bangunannya telah mengalami kerusakan.
“Bangunan sekolah yang sempat viral itu memang benar dalam kondisi memprihatinkan, karena tetap digunakan dalam proses belajar mengajar,” kata Nurul.
Melihat kondisi tersebut, legislator PDI Perjuangan itu mendorong pembangunan ruang kelas baru sekaligus revitalisasi terhadap sejumlah bangunan yang mengalami kerusakan. Menurutnya, sarana dan prasarana pendidikan yang layak perlu segera dipenuhi demi menunjang proses belajar siswa.
Kepala SDN Ogomojolo, Rahmat, menjelaskan ruang belajar berbahan kayu tersebut merupakan bangunan darurat hasil hibah dusun beserta lahannya. Sekolah itu sebelumnya berstatus sebagai kelas jauh SDN 5 Palasa, sebelum berdiri sendiri sebagai SDN Kecil Ogomojolo pada 2004.
Dari tiga ruang darurat yang sebelumnya tersedia, kini hanya dua ruangan yang masih dapat digunakan setelah salah satu tiangnya patah. Kedua ruangan tersebut digunakan siswa kelas 4 dan 5 dengan jumlah sekitar 30 murid.
Seiring bertambahnya jumlah peserta didik, sekolah memperoleh tiga ruang kelas permanen pada 2008 dan dua ruang tambahan pada 2015. Namun, kebutuhan rehabilitasi masih menjadi persoalan, terutama karena saat ini SDN Ogomojolo memiliki 132 siswa.
“Ada tiga ruang kelas kami yang perlu rehabilitasi atau perbaikan, begitu pula dua bilik WC. Terkadang air WC merembes ke ruang kelas,” ujar Rahmat.
Rahmat mengatakan pihak sekolah bersama kepala sekolah sebelumnya telah berulang kali mengupayakan revitalisasi. Bahkan, SDN Ogomojolo sudah tiga kali masuk daftar prioritas Kementerian Pendidikan, namun hingga kini belum memperoleh alokasi anggaran dari pemerintah pusat.
“Mudah-mudahan tahun ini bisa dapat anggaran revitalisasi,” tuturnya.
Harapan tersebut mendapat respons positif dari Dinas Pendidikan Parigi Moutong. Kepala Bidang Pendidikan SD, Ibrahim, optimistis SDN Ogomojolo dapat masuk daftar penerima program revitalisasi Kementerian Pendidikan tahun ini.
Menurut Ibrahim, sekolah tersebut telah memiliki sertifikat, jumlah siswa memenuhi kriteria, serta mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Dinas Pendidikan Parigi Moutong juga telah mengusulkan perbaikan SDN Ogomojolo sejak lima tahun terakhir.
“Dokumen sekolah ini sudah sertifikat, jumlah siswanya juga masuk kategori. Ditambah lagi viral dan kerja keras pemerintah daerah selama ini,” kata Ibrahim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....