Batik Saga Unjuk Pesona dalam Gemerlap Fashion Show Kemerdekaan

  • 17 Agt 2026 13:38 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Suasana penuh warna dan semangat kemerdekaan terasa di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu, 15 Agustus 2026. Fashion Show Batik Saga digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menghadirkan 44 peserta dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), DPRD, KPU, serta Dekranasda Kabupaten Parigi Moutong.

Langkah para peserta di atas panggung seolah membawa kekayaan budaya lokal ke tengah sorotan. Beragam busana dengan motif Batik Saga tampil dalam kreasi yang berbeda, dipadukan dengan ekspresi percaya diri, tata panggung, serta gaya masing-masing peserta. Riuh dukungan penonton membuat auditorium terasa hidup, menciptakan suasana kompetisi yang meriah sekaligus dramatis.

Batik Saga menjadi bintang utama dalam perhelatan tersebut. Motif khas Parigi Moutong itu diolah menjadi beragam rancangan busana, memperlihatkan potensi budaya daerah yang dapat berkembang mengikuti dunia mode. Kreativitas para peserta juga memberi warna baru pada Batik Saga, sehingga tidak hanya tampil sebagai kain tradisional, tetapi sebagai bagian dari gaya busana masa kini.

Ketua Dekranasda Kabupaten Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang menggagas kegiatan tersebut. “Terima kasih sebelumnya saya ucapkan kepada penyelenggara yang telah membuat ide fashion show. Ini juga menjadi salah satu bentuk promosi motif batik kita,” ujar Hestiwati. Ia menambahkan, Dekranasda terus mendorong pengenalan Batik Saga sekaligus memperkuat perlindungan hukum atas motif khas daerah itu.

Upaya tersebut ditandai dengan pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Batik Saga melalui Kementerian Hukum dan HAM. “Untuk HAKI-nya kita sudah mengurus juga ke Kementerian Hukum dan HAM. Alhamdulillah, pada 17 Agustus besok Kementerian Hukum dan HAM akan menyerahkan HAKI kepada kita, Dekranasda,” jelasnya. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga identitas Batik Saga sekaligus membuka ruang lebih luas bagi pengembangannya.

Persaingan di atas panggung semakin memanas saat setiap kategori menampilkan kreasi terbaik. Untuk kategori pejabat berpasangan, juara diraih Bapenda, disusul Inspektorat, Prokopim, Dinas Kesehatan, DLH, dan Bappeda. Kategori pejabat tunggal menempatkan Disporapar sebagai Favorit 1, diikuti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, DLH, Dinas Koperasi, serta DPRD. Sementara kategori staf menobatkan Dikbud sebagai juara pertama, disusul Disporapar, BPKAD, BPBD, Dispusaka, dan Renkeu.

Kegiatan ditutup dengan penampilan Dekranasda Kabupaten Parigi Moutong yang menambah semarak panggung. Fashion Show Batik Saga pun menjadi ruang perjumpaan antara tradisi dan kreativitas, sekaligus menunjukkan semangat masyarakat dalam merawat warisan budaya. Dari panggung auditorium, Batik Saga melangkah lebih jauh sebagai identitas daerah yang terus dikenalkan, dikembangkan, dan dibanggakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....