Pramuka Paleleh Tutup Perkemahan, Tekankan Kemandirian

  • 17 Agt 2026 12:20 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol – Kegiatan perkemahan Pramuka di Bumi Perkemahan Beringin Emas, Desa Lintidu, Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol, resmi ditutup pada Jumat, 14 Agustus 2026. Penutupan berlangsung dalam suasana khidmat sekaligus penuh keceriaan setelah para peserta menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Buol, Arfandi A. Wehantow, hadir sebagai pembina upacara mewakili Bupati Buol. Upacara penutupan turut dihadiri jajaran Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Buol, Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Kapolsek Paleleh, Danramil Paleleh, pengurus Kwartir Ranting (Kwaran) Paleleh, Dewan Kerja Ranting (DKR), Majelis Pembimbing Desa (Mabisa), hingga para pembina dan anggota Pramuka.

Peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari berbagai golongan, mulai dari Pramuka Siaga, Penggalang, hingga Penegak. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan bersama terhadap pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka di Kecamatan Paleleh.

Dalam upacara penutupan, Arfandi membacakan sambutan resmi Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso. Perkemahan tahun 2026 mengusung tema nasional, “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”

Tema tersebut menjadi pesan penting agar keterampilan dan kreativitas yang diperoleh peserta selama mengikuti kegiatan Pramuka dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai disiplin, kerjasama, tanggung jawab, serta kemandirian diharapkan terus melekat setelah kegiatan perkemahan berakhir.

Mewakili pimpinan daerah, Arfandi menyampaikan salam dari Bupati dan Wakil Bupati Buol kepada seluruh keluarga besar Kwartir Ranting Kecamatan Paleleh. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan perkemahan.

“Selamat memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026. Satu Pramuka untuk satu Indonesia, Jayalah Pramuka, Jayalah Indonesia,” ujar Arfandi dalam sambutannya.

Bagi peserta, kegiatan perkemahan tidak hanya menjadi aktivitas bermalam di tenda, tetapi juga menjadi ruang untuk mendapatkan pengalaman dan pembelajaran. Salah seorang peserta mengaku mendapatkan banyak pelajaran, terutama mengenai pentingnya kebersamaan dan kemandirian.

“Kami senang bisa ikut perkemahan ini. Banyak pengalaman yang kami dapat, terutama belajar bekerja sama, mandiri, dan saling membantu dengan teman,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan di Bumi Perkemahan Beringin Emas menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui kegiatan kepramukaan, peserta didorong untuk berani, terampil, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan lingkungan sekitarnya.

Penutupan perkemahan ditandai dengan pesan agar semangat yang telah dibangun selama kegiatan tidak berhenti setelah peserta kembali ke rumah. Arfandi mengajak seluruh anggota Pramuka menjadikan pengalaman selama perkemahan sebagai bekal untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi bagi daerah maupun bangsa.

“Dirgahayu Gerakan Pramuka. Teruslah berkreasi, berinovasi, terampil dan mandiri untuk Indonesia,” pesannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....