Kapolres Parimo Tekankan Pencegahan dan Penindakan PETI

  • 11 Agt 2026 09:49 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong – Kapolres Parigi Moutong AKBP Dr. Hendrawan A.N., S.I.K., M.H., memimpin Apel Jam Pimpinan sekaligus pengawasan dan pengendalian (Waskat) di halaman Mako Polres Parigi Moutong, Senin (10/8/2026).

Apel yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut diikuti para Pejabat Utama (PJU) dan seluruh personel Polres Parigi Moutong. Kegiatan menjadi momentum evaluasi, penguatan disiplin, serta penyamaan langkah dalam pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Parigi Moutong.

Dalam arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel untuk senantiasa bersyukur atas kesehatan dan kesempatan dalam menjalankan tugas. Ia juga meminta personel yang tidak hadir tanpa keterangan segera di cek keberadaannya, sementara anggota yang sedang sakit didoakan agar segera mendapatkan kesembuhan.

Kapolres turut menyampaikan sejumlah penekanan pimpinan Polda Sulawesi Tengah, khususnya terkait pentingnya analisis dan evaluasi terhadap perkembangan situasi keamanan. Setiap personel dituntut mampu membaca potensi persoalan dan mengambil langkah pencegahan sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan.

“Setiap permasalahan harus mampu kita antisipasi dan selesaikan dengan langkah yang tepat. Polri harus hadir sebelum masalah terjadi dengan mengedepankan upaya pencegahan,” tegas Hendrawan.

Dalam manajemen risiko, personel diminta melakukan mitigasi secara tepat untuk meminimalkan potensi pelanggaran maupun gangguan keamanan. Kapolres juga mengingatkan pentingnya tertib administrasi dan pendataan aset institusi agar seluruh aset Polri memiliki legalitas yang jelas, terawat, serta digunakan sesuai peruntukannya.

Selain itu, Hendrawan mengapresiasi capaian Polres Parigi Moutong yang berhasil meraih penghargaan di bidang pelayanan publik. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama yang harus dipertahankan melalui soliditas dan kekompakan seluruh personel.

“Penghargaan yang kita terima merupakan hasil kerja keras kita semua. Jangan saling menjatuhkan dan jangan ada ego sektoral. Mari kita jaga solidaritas, kebersamaan dan kekompakan,” ujarnya.

Kapolres juga memberikan perhatian terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih tinggi di Kabupaten Parigi Moutong. Para Kapolsek dan personel Binmas diminta meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka perkebunan dengan cara membakar lahan secara sembarangan.

Di bidang pemberantasan narkoba, Kapolres menegaskan tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkotika maupun tindakan anggota yang dapat mencoreng nama baik institusi. Sementara di bidang lalu lintas, personel diminta meningkatkan langkah pencegahan kecelakaan melalui edukasi dan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat.

Penekanan khusus juga diberikan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Seluruh personel diminta melakukan penindakan sesuai prosedur hukum dan tidak memberikan ruang bagi praktik pembekingan oleh anggota Polri.

“Tidak ada toleransi terhadap PETI. Lakukan penindakan sesuai prosedur hukum. Jangan ada anggota yang membekingi PETI,” tegas Kapolres.

Menutup arahannya, Hendrawan mengingatkan seluruh personel agar terus menjaga soliditas, profesionalisme, dan nama baik institusi. Upaya preventif diharapkan menjadi landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Parigi Moutong.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....