Kelurahan Nalu Akui RW 1-5 Masih Tergolong Permukiman Kumuh
- 08 Agt 2026 15:03 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Pemerintah Kelurahan Nalu, Kabupaten Tolitoli, mengakui sejumlah kawasan di wilayahnya masih tergolong permukiman kumuh dan memiliki kondisi sanitasi yang belum memadai.
Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah kelurahan karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. Lingkungan dengan sanitasi yang kurang baik dinilai berpotensi meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit berbasis lingkungan.
Lurah Nalu, Ahyar Tauhid, mengatakan berdasarkan data Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Tengah, kawasan RW 1 hingga RW 5 masih masuk dalam kategori permukiman kumuh.
“Berdasarkan data Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Tengah, kawasan RW 1 hingga RW 5 masih masuk kategori permukiman kumuh,” kata Ahyar Tauhid, 8/8/2026.
Menurutnya, salah satu indikator kondisi tersebut adalah sistem sanitasi yang belum layak. Bahkan, masih terdapat rumah warga yang membuang limbah secara langsung ke laut.
Ahyar menilai kondisi itu perlu mendapat perhatian serius karena pembuangan limbah secara langsung ke laut dapat berdampak terhadap kualitas lingkungan sekaligus meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat.
| Baca juga: Peresmian Jembatan Garuda Beton Merah Putih |
Selain persoalan sanitasi, pemerintah kelurahan juga menilai pola hidup bersih dan tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan masih perlu terus ditingkatkan. Kebersihan lingkungan dinilai menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
“Pola hidup bersih dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan masih perlu terus ditingkatkan. Karena itu, masyarakat harus bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Ahyar.
Ahyar menjelaskan, kawasan kumuh di RW 1 hingga RW 5 tersebut telah masuk dalam perencanaan program penataan permukiman. Program tersebut diharapkan dapat menjadi langkah bertahap untuk memperbaiki kualitas lingkungan dan fasilitas sanitasi masyarakat.
Pemerintah Kelurahan Nalu berharap pelaksanaan program penataan permukiman dapat memperbaiki kondisi lingkungan di kawasan tersebut. Perbaikan sanitasi juga diharapkan mampu menekan potensi munculnya penyakit yang berkaitan dengan kondisi lingkungan.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk tidak membuang limbah sembarangan serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....