Olahraga Tradisional Tolitoli Jadi Warisan Budaya yang Perlu Dilestarikan

  • 08 Agt 2026 14:29 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Olahraga tradisional tidak hanya menjadi sarana aktivitas fisik, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat secara turun-temurun.

Tokoh budaya Tolitoli, Masri Impa, mengatakan olahraga tradisional merupakan bentuk aktivitas fisik, permainan, maupun seni bela diri yang lahir dan berkembang dalam komunitas masyarakat tertentu.

Menurutnya, keberadaan olahraga tradisional memiliki nilai yang lebih luas dibandingkan sekadar kegiatan untuk menjaga kebugaran tubuh. Di dalamnya terdapat unsur budaya yang mencerminkan kehidupan masyarakat setempat.

“Olahraga tradisional adalah bentuk aktivitas fisik, permainan dan seni bela diri yang lahir, tumbuh, dan berkembang di dalam komunitas masyarakat tertentu secara turun-temurun,” kata Masri Impa, Sabtu (8/8/2026), usai diwawancarai Tim RRI.

Masri menjelaskan, olahraga tradisional juga menjadi salah satu bentuk warisan budaya yang memiliki keterkaitan erat dengan identitas masyarakat. Berbagai aktivitas tersebut diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.

“Ini bukan sekadar sarana olahraga, melainkan bagian dari warisan budaya yang mencerminkan identitas, nilai sosial, dan kearifan lokal suatu daerah,” ujarnya.

Ia menilai, keberadaan olahraga tradisional di Tolitoli perlu terus diperkenalkan dan dilestarikan, khususnya kepada generasi muda. Langkah tersebut penting agar nilai budaya dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya tidak hilang seiring perkembangan zaman.

Pengenalan olahraga tradisional dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan masyarakat, termasuk momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Permainan seperti engrang dapat menjadi sarana hiburan sekaligus media edukasi budaya bagi anak-anak.

Selain mendorong aktivitas fisik, permainan tradisional juga dapat memperkuat interaksi sosial dan menumbuhkan rasa kebersamaan. Anak-anak dapat mengenal kembali permainan yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi salah satu kesempatan untuk menghidupkan kembali berbagai permainan tradisional. Pelestarian tersebut diharapkan tidak hanya dilakukan dalam kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari aktivitas masyarakat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....